Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:42

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

traveling

Pesona "Curug Ngebul" Tak Kalah Dengan Objek Wisata Lainnya

Oleh: Rudi Rusmana - Sabtu 08 Oktober 2016 | 12:00 WIB

Pesona

Istimewa

BERITACIANJUR.COM - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur, Unit III Jawa Barat (Jabar) dan Banten, saat ini tak hanya menggarap hasil hutan saja sebagai lahan bisnisnya.

 

Namun, seiring perkembangan, KPH Cianjur pun menggarap berbagai potensi alam yang tersedia yang sebelumnya tak dilirik. Seperti tempat-tempat peristirahatan (Rest area) dan air terjun atau curug.

 

"Kalau rest area yang saat ini sudah berjalan dan pengelolaannya dikerjasamakan dengan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), yaitu rest area Cikerepek di daerah Cianjur Selatan," ujar Kaur Humas KPH Cianjur, Enung saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.

 

Selain itu, lanjutnya, potensi lainnya seperti curug sebagai salah satu objek wisata yang ada di kawasan Perhutani pun kini digarap lebih serius lagi. Kata dirinya, ada beberapa curug di kawasan Perhutani KPH Cianjur yang cukup potensial untuk dikelola dan dijadikan sebagai tempat wisata, dan beberapa di antaranya saat ini sudah berjalan, seperti Curug Citambur dan Curug Ngebul.

 

"Untuk Curug Citambur yang berada di Selatan Cianjur, tepatnya di daerah Pasirkuda, pengelolaannya juga sama melalui LMDH setempat," terangnya.

 

Sedangkan, Curug Ngebul di wilayah KRPH Hanjawar Timur II, BKPH Cibarengkok, saat ini sedang dimaksimalkan promosinya. Sebab, menurutnya, masih belum begitu dikenal luas, tak seperti keberadaan Curug Citambur.

 

"Lokasinya sendiri, tepatnya berada di Desa Buniwangi dan Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran. Jalur masuknya itu, kalau dari Kota Cianjur menuju ke wilayah Pagelaran, sampai daerah Cipari belok kiri menuju Kampung Cilameta, jaraknya kurang lebih 72 KM sampai di lokasi. Sedangkan, kalau dari Bandung via Ciwidey-Rancabali-Cipelah-Pagelaran sekitar 85 KM jaraknya," beber Enung.

 

Kondisi jalannya sendiri, kata Enung, selain beraspal juga sebagian lagi masih jalan berbatu dan dicor. Menuju lokasi Curug, dapat menggunakan kendaraan roda empat sampai Kampung Cilameta, dan dilanjutkan dengan kendaraan roda dua sampai lokasi dengan jarak tempuh sekitar 1,5 KM.

 

"Fasilitas yang ada di lokasi curug, seperti mushola, toilet, camping ground, tempat pemandian alami, dan lainnya. Dikelola oleh Perum Perhutani beserta LMDH Desa Buniwangi dan Desa Bunijaya, tempatnya begitu mengagumkan, bisa selfie dengan berbagai type latar belakang (alam, pegunungan, pesawahan, dan air terjun). Pokoknya mantap. Sekarang sudah dipasang lighting enam warna semburat cahaya dari lembah akan Anda nikmati, apabila bermalam di Curug Ngebul," bebernya.

 

Fasilitas listriknya juga, sambung Enung, ramah lingkungan karena menggunakan listrik micro hydro. Dan yang paling penting, kata Enung, di sini tempatnya untuk primata surili ciri khas Jawa Barat (Jabar), sehingga Anda pun akan bisa melihatnya langsung. (Surili dimasukan dalam daftar satwa terancam punah (Edangered) oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan dilindungi oleh Undang-undang No 5 tahun 1990). (rus)

Komentar