Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:49

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

Ini Bahayanya Main Ponsel Sambil BAB

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Sabtu 08 Oktober 2016 | 15:00 WIB

Ini Bahayanya Main Ponsel Sambil BAB

Net/Ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Di era yang semakin canggih ini, banyak individu yang tidak bisa lepas dari ponselnya. Mulai dari komunikasi soal pekerjaan, mencari informasi terbaru, hingga mendapatkan hiburan secara instan. Konon hal ini menjadi suatu kebiasaan yang dilakukan sepanjang hari.

 

Saat jalan, makan, hendak tidur, bahkan hingga duduk di toilet, individu seolah tak lepasa dari memainkan ponselnya. Namun tahukah Anda bahwa hal ini ternyata membahayakan kesehatan?

 

"Kamar mandi adalah tempat berkumpulnya kuman, patogen, dan bakteri. Dan hal ini merupakan kebiasaan yang benar-benar kotor," kata Charles Gerba, Ph.D., profesor mikrobilogi, dan Kelly Reynolds, Ph.D., associate professor untuk kesehatan lingkungan dari University of Arizona.

 

Menurut para ahli, titik yang paling terkontaminasi oleh semua kotoran adalah gagang pintu toilet, keran, dan lantai. Bahkan sebuah studi menemukan, seperempat dari kotoran di kamar mandi terletak pada lantai.

 

"Bahkan setelah Anda BAB dan mencuci tangan lalu menutup keran, tangan masih berpotensi terkontaminasi oleh kuman-kuman itu," kata Gerba, dikutip dari laman Liputan6, Jumat (7/10/2016). 

 

Jumlah kuman atau bakteri di kamar mandi tidak terhingga, menurut kedua profesor ini bergantung pada seberapa sering kamar mandi dibersihkan dan disterilkan. Menurut para ahli, terdapat bakteri jenis E-coli, salmonella, shigella, hepatitis A, MRSA, Streptococcus, yang menyebabkan flu dan gangguan perut pada kamar mandi. (bbs)

Komentar