Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Bantu Promosikan Industri Rumahan

Oleh: Susi Susilawati - Senin 10 Oktober 2016 | 08:00 WIB

Bantu Promosikan Industri Rumahan

Rudi Hardiyansah, Pelaksana Tugas Desa Sukakerta. (Foto : Susi : Susilawati)

BERITACIANJUR.COM - Dalam membantu perekonomian masyarakat, Pemerintahan Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku mencoba mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada diwilayah desa.

 

Upaya Pemerintahan Desa  agar UMKM semakin dikenal masyarakat luas, maka desa berencana untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membantu permodalan masyarakat. Dibutuhkan tenaga khusus untuk mengelola BUMDes yang kini tengah dipersiapkan.

 

"Banyaknya pelaku UMKM seperti sentra emping (melinjo, red), manisan pala dan raginang tentu harus di dorong oleh desa biar tambah maju dan semakin berkembang," kata Pelaksana Tugas (PLT) Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku, Rudihardiyansah kepada "BC", Jumat, (7/10/2016).

 

Bahkan desa akan berupaya meminta bantuan Pemkab dan maupun pihak swasta untuk membantu permodalan dengan sistem dana bergulir atau lainnya. Sentra pelaku usaha berada di lima ke dusunan yang tersebar di 47 keRTan dan 15 keRTan untuk segi promosi agar dikenal masyarakat luas.

 

"Jadi desa membawa produk UMKM ke pameran pembangunan, ikut promosi di sejumlah kegiatan. Soalnya selama ini belum ada yang mengkoordinirnya jika sudah terkoordinir kan manfaatnya banyak khususnya untuk perkembangan pelaku usaha," terangnya. (bis)

Komentar