Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

Mengapa Kentut Bisa Berbau Busuk?

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Rabu 12 Oktober 2016 | 08:30 WIB

Mengapa Kentut Bisa Berbau Busuk?

NET/Ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Semua orang kentut antara 10-20 kali sehari. Sebagian besar gas yang dilepaskan pada siang hari adalah karbon dioksida, yang tidak mengeluarkan aroma busuk.

 

Satu persen adalah hidrogen sulfida, yang dihasilkan oleh makanan tinggi sulfur. Hal ini berasal dari udara yang kita telan, atau gas yang merembes ke dalam usus dari darah.

 

Meskipun pada kenyataannya mengeluarkan gas di depan umum memalukan, tapi kentut adalah tanda sistem pencernaan yang sehat.

 

Namun, kentut bisa memberitahu sesuatu tentang kesehatan batin Anda, dilansir laman Dailymail, Selasa (11/10/2016).

 

Kadang-kadang kentut itu berbunyi nyaring, dan tidak berbau. Tapi kadang benar-benar bau, apalagi jika Anda sedang diet.

 

Dr. Myron Merek mengatakan makan sehat membuat aroma kentut lebih busuk. Tapi tak perlu khawatir, katanya, "Bau tidak buruk, itu hanya fungsi dari apa yang Anda makan, dan apa yang bakteri Anda lakukan di dalam saluran pencernaan Anda. Setiap orang berbeda."

 

Apa yang membuat kentut bau?

Angin yang menghasilkan bau ketika makanan tidak diproses dengan benar, biasanya karbohidrat. Ketika tidak diserap dengan cukup dalam usus, pertikel malabsorbed difermentasi, kata Dr Merek.

 

"Beberapa orang produsen metana, dan beberapa orang adalah produsen hidrogen sulfida, yang menyebabkan perut kembung, berbau seperti telur busuk," tambah Dr Merek. 

Komentar