Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:35

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Seberat Apapun Pekerjaan Akan Terasa Ringan Jika Kita Ikhlas

Oleh: Apip Samlawi - Sabtu 15 Oktober 2016 | 09:00 WIB

Seberat Apapun Pekerjaan Akan Terasa Ringan Jika Kita Ikhlas

Saepurohman, Kepala Desa Hegarmanah. (Foto :BC/Apip Samlawi)

BERITACIANJUR.COM - Rasa kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan pelayanan sudah tidak diragukan lagi. Meski untuk itu harus sering mengabaikan kepentingan keluarganya sendiri. Ya itulah gambaran sosok Kepala Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Saepurohman.

 

Sudah menjadi konsekuensi seorang Kepala Desa harus bisa meluangkan waktu buat masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Baginya, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas sesuai dengan tujuan awal ia menjadi Kepala Desa.

 

"Berbekal pengalaman yang saya miliki, saya sudah bisa membayangkan kalau waktu saya akan banya tersita buat melayani masyarakat. Tapi kalau semua itu dijalani dengan ikhlas, seberat apapun pekerjaan yang kita pikul, akan terasa ringan," kata Saepurohman.

 

Jadi sudah tidak aneh jika ia harus melayani masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan layanan kesehatan secara sendirian. "Kenapa harus gengsi, kalau aparat kita tidak bisa,kenapa kita sendiri tidak bisa lakukan," paparnya.

 

Tidak hanya itu saja, bila mendengar warga Desa Hergarmanah, sakit, melahirkan, meninggal dunia dan mendapat  keluhan lainnya ia senantiasa datang. "Kedatangan kita ditengah masyarakat menjadi obat tersendiri. Kalau kita bisa membantu kenapa tidak," kata Saepurohman.

 

Seperti mulai dari awal tahun 2016 sampai sekarang, hampir sebulan tiga kali mengantarkan warganya yang akan merobat, melahirkan ke RSU Cianjur, diantar sendirian dengan mengunakan mobil ambulan milik desa dan pembayaran berobatnya diperjuangkan pribadinya.

 

Prilaku seperti itu, bukan karena pihaknya bertindak karena sebagai Kepala Desa, tapi semua itu dilakukan karena panggilan hati sebagai sesama manusia dan berguru pada pengalaman. "Ini bentuk pelayanan kita selaku aparat, bukan kita yang melayani tapi kita harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan itu wajib dilakukan," pungkasnya. (ree)

Komentar