Sabtu, 24 Juni 2017 - Pukul 17:23

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Isu SARA Serang Kubu Paslon 'SUARA'

Oleh: Putra Lugina Sukma - Sabtu 29 Agustus 2015 | 13:00 WIB

Isu SARA Serang Kubu Paslon 'SUARA'

net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR, – Isu bernuansa SARA menghinggapi pasangan calon dari kubu Suara (Suranto – Aldwin). Tak tanggung-tanggung, isu yang dihembuskan adalah kaitan dengan agama calon wakil bupati, Aldwin alias Oki yang disebutkan sebagai non muslim.

 

Sontak tim sukses Suara geram dan angkat bicara. Melalui Ketua DPD PKS Cianjur, Teguh Agung, isu tersebut tidak benar dan sengaja dihembuskan calon pasangan lain untuk menjatuhkan reputasi paslon Suara.

 

“Dan ini jelas-jelas telah melanggar aturan sebagaimana diatur dalam PKPU,” tegas Teguh kepada “BC”, Jumat (29/8).

 

Pihaknya sendiri saat ini langsung membentuk tim investigasi untuk menelusuri penyebar fitnah tersebut. “Ini tentu sangat merugikan kami, sebab mayoritas penduduk Cianjur beragama Islam. Lagian, Oki itu muslim sejati,” tegasnya.

 

Selain itu, kata Teguh, jika Oki non muslim, tentu PKS dan PPP yang diketahui sebagai partai Islam tidak akan mendukungnya. Sebab, sebagai partai Islam, syarat minimal calon yang diusung tentu harus seorang muslim.

 

“Parpol pengusungnya kan PKS dan PPP, masa partai Islam mau medukung pasangan calon non muslim sih,” ujarnya.

 

Pihaknya meminta Panwaslu Cianjur untuk meminimalisir kegaduahn politik yang dianggap tidak bertanggung jawab ini. Hal itu ia nilai penting agar semua calon bisa melakukan kampanyenya dengan baik tanpa harus merugikan pasangan lain.

 

“Saya harap, panwas segera mencari tahu siapa dalang dibalik isu tersebut,” tandasnya. ***

Komentar