Kamis, 21 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Pariwisata Cipanas 'Stagnan'

Rikky Yusup

Sabtu, 22 Oktober 2016 - 11:00 WIB

BC/Dok
BC/Dok
A A A

BERITACIANJUR.COM - Apa yang salah dengan sektor pariwisata di Cianjur Utara, terutama kawasan Cipanas ?. Untuk menjawabnya tidak begitu sulit karena pangkal utamanya permasalahannya terletak di salah urus pengelolaan wisata. Bisa dibilang sektor pariwisata Cipanas dalam posisi stagnan, keadaan yang tidak mengalami kemajuan. 

Tadinya jalur Puncak 2 digadang-gadang bisa mengurai kemacetan di sepanjang jalanan Bogor menuju Cianjur maupun sebaliknya. Tapi celakanya niatan itu tak kunjung membuahkan hasil karena terganjal permasalahan sehingga pembangunannya tertunda. Praktis upaya harapan tersebut hampir pupus karena tidak ada lagi yang diandalkan untuk memecahkan kebuntuan tersebut.

Kenyataanya begitu kawasan Kota Bunga mendunia tapi tetap saja kawasan wisata di Cirut masih kalah saing dengan wilayah tetangganya yakni Kabupaten Bogor. Tentu publik akan bertanya-tanya ada yang tidak beres dengan tata kelola wisata sehingga belum mampu menjawab tantangan zaman.

“Harusnya kalau mau maju maka pariwisata di Cipanas ini bisa mencontoh ke kota Batu di Malang. Hampir sama kondisi geografis yang mengandalkan panorama alam dan udara dingin pegunungan,” ujar pemerhati pariwisata, Muhammad Hilman Ansyari.

Pria yang akrab disapa Hilman ini menjelaskan, kota Batu tadinya tidak banyak disentuh wisatawan. Namun kini berbanding terbalik karena hampir setiap memasuki akhir pekan, sepanjang jalan terjebak kemacetan karena dibanjiri wisatawan. Sejumlah tempat wisata ketiban rejeki hingga pendapatan asli daerah (PAD) meningkat tajam.

“Saya mencermati perkembangan batu itu karena ide kreatif yang lahir dari putra di daerah diakomodir untuk pemimpinnya. Lalu muncul gagasan pengembangan pariwisata yang menunjukkan perkembangan signifikan hingga sekarang sudah terkenal luas,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, Cipanas memiliki kelebihan dibanding wilayah lainnya yang berdekatan seperti Kabupaten Bogor namun lamban berkembang. Padahal, setiap wisatawan tak berkeberatan hanya untuk menikmati udara sejuk dan dinding rela bertahan dan menunggu antrian jalanan macet.

“Buktinya walaupun dijebak macet sana-sini tapi tetap saja orang berkunjung ke Cipanas itu tetap ada setiap memasuki akhir pekan. Tapikan kalau kondisinya sedikit lambat sehingga tidak berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat maupun peningkatan PAD,” imbunya.

Dia menyarankan, jika ingin berkembang ada baik pengelolaan pariwisata di Cipanas diatur secara tegas. Jika setengah hati dalam mengurusnya hanya akan membuang waktu percuma tapi berdampak positif untuk kedepannya. Keseriusan tersebut, sambung dia, hanya bisa diwujudkan melalui pembuktian nyata untuk menata skala prioritas.

“Tentukan dulu apa yang menjadi skala prioritas, jika memungkinkan libatkan partisipasi masyarakat lokal yang lebih kondisi lapangan. Jangan menyerahkan pengelolaan terhadap pihak yang terbukti tidak mampu menjalankannya. Potensi yang ada masih bisa diberdayakan daripada kondisi pariwisatanya bagaikan gelap gulita,” tegasnya.

Hal yang sama dinyatakan Sekjen Gerakan Masyarakat Cianjur Utara (GEMACITA), Endang Suryatna, ide kreatif yang lahir dari masyarakat setempat harus mendapatkan perhatian khusus. Lantaran selama ini terbukti bahwa pengelolaan pariwisata di Cipanas ini tidak mengalami kemajuan yang berarti. Padahal upaya mencontoh wilayah lain sudah dilakukan tapi kenyataannya masih belum membumi.

“Begitu sektor pariwisata ini mengalami kemajuan harus berdampak positif terhadap usaha lainnya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi kenyataannya pariwisata di Cipanas ini lamban sekali perkembangannya, bisa jadi ada yang salah dengan pengelolaannya,” imbuhnya.

Dia menjelaskan upaya membangun pariwisata harus melibatkan semua lini, hanya saja diperlukan skala prioritas. Sehingga target pencapaiannya bisa terukur dan menuju kearah kemajuan.

“Kalau hanya ditata saja tapi tidak jelas target pencapaiannya itukan mubazir waktu saja. Jadi perlu ada skala prioritas agar fokus dalam melakukan tata kelola pariwisata di Cipanas ini,” pungkasnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…