Senin, 29 Mei 2017 - Pukul 14:35

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

5 Mitos Seputar Tungau di Tempat Tidur

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Senin 31 Oktober 2016 | 20:00 WIB

5 Mitos Seputar Tungau di Tempat Tidur

Net/Ilustrasi Tungau

BERITACIANJUR.COM - Kutu kasur dan tungau adalah serangga yang seringkali menyebabkan gatal-gatal di tempat tidur. Tungau sendiri adalah hewan yang sangat kecil. Serangga ini hidup dari memakan sisa-sisa materi organik seperti kelupasan kulit dan keringat manusia.

 

Serangga ini diketahui juga sebagai pemicu serangan asma dan gejala-gejala alergi pada manusia. Jika informasi ini membuat Anda tidak bisa tidur nyenyak, sebenarnya tidak semua mitos yang Anda dengar tentang kutu kasur dan tungau benar.

 

Berikut beberapa mitos yang berhasil dirangkum oleh Rumah.com berkaitan dengan serangga di tempat tidur. Simak penjelasannya.

 

1. Serangga ini hidup di rumah yang kotor

Sebenarnya serangga-serangga ini tidak peduli apakah rumah tersebut rapi atau berantakan, mereka lebih tertarik kepada apakah ada sumber makanan (makanan mereka adalah debu dan keringat kita) di situ.

 

Serangga tempat tidur juga tidak membawa atau menularkan penyakit tetapi memang menyebabkan gatal-gatal pada kulit meskipun tidak semua orang mengalami hal yang sama.

 

2. Jika satu kamar terdapat serangga ini, maka kamar lain juga pasti ada

Tidak selalu. Coba periksa perabotan di kamar seperti bagian belakang papan ujung tempat tidur serta di sisi kasur. Serangga tersebut biasanya akan membolongi di bagian sisi kasur serta membuat dinding kamar tidur menjadi retak.

 

Mereka juga akan meninggalkan noda berwarna hitam dan kelupasan kulit. Serangga tersebut memang bisa berjalan menyusuri ke kamar lain melewati dinding yang retak, tetapi jika di kamar utama tidak ada tanda-tanda seperti di atas Anda bisa lebih tenang.

 

3. Perabotan bekas bisa membawa serangga ini ke dalam rumah

Mitos ini benar adanya, jika Anda membeli tempat tidur bekas dari pasar loak sebaiknya periksa kembali keadaan perabotan tersebut dan bersihkan dengan seksama. Tidak hanya dari tempat tidur bekas, bahkan kutu kasur dan tungau debu yang terdapat di kursi bioskop juga bisa menempel di baju dan ikut ke dalam rumah.

 

4. Menggunakan hewan peliharaan untuk mengecek keberadaan serangga

Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan hewan peliharaan seperti anjing untuk memeriksa apakah tempat tidur terdapat serangga atau tungau. Namun belum ada penelitian secara ilmiah apakah anjing bisa memberikan penilaian dengan tepat, lebih baik Anda memanggil seorang tenaga ahli.

 

5. Anda bisa membersihkan sendiri serangga di tempat tidur

Banyak orang menggunakan minyak yang wangi seperti essential oils untuk menghilangkan serangga tersebut, padahal cara ini sebenarnya sia-sia. Lebih efektif menggunakan cairan pestisida untuk membunuh serangga. Namun bila Anda tidak dapat menggunakannya dengan benar justru akan membahayakan diri sendiri.

 

Jadi gunakan jasa pembersih tungau dan debu yang saat ini banyak beredar di pasaran, biasanya mereka menggunakan penghisap debu khusus sehingga Anda bisa langsung melihat kotoran yang terdapat di kasur atau sofa di rumah.

Komentar