Rabu, 18 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Yudistira FC Targetkan Naik ke Peringkat 4

K-1, Angga Purwanda

Sabtu, 05 November 2016 - 16:00 WIB

BC/Angga Purwanda
BC/Angga Purwanda
A A A

BERITACIANJUR.COM - Jeda putaran kedua tak dimanfaatkan Yudistira untuk kembali memburu pemain. Jelang Cianjur League u-19 putaran ketiga nanti, tim asuhan Fikri Fahreza itu akan memanfaatkan dan memaksimalkan skuat yang kini dibinanya.

Meskipun tidak ada penambahan pemain, Fikri Fahreza mengungkapkan, akan menargetkan untuk naik peringkat hingga peringkat ke-4 Cianjur League U-19. "Kalau misalkan target disetiap pertandingan nanti, di laga berikutnya bisa memenangkan pertandingan jangan sampai seperti ini, kita berada dibawah dalam klasemen. Kita targetkan minimalnya peringkat ke-4," ungkap Fikri, kepada "BC", kemarin (4/11/2016).

Fikri akan memanfaatkan pemain yang ada dengan meracik strategi yang bisa mengejutkan para pemain lawan, namun tetap Fikri bisa seperti itu karena dirinya didalam setiap pertandingan selalu mengevaluasi kesalahan-kesalahan.

"Kita tidak ada penambahan pemain dalam bursa tranfer yang kedua ini dan sudah cukup, namun tinggal memaksimalkan yang ada saja, tapi saya ingin Yudistira ini bukan tim yang hanya ingin ikut partisifasinya saja namun ada kejutan untuk tim-tim yang lain," tuturnya.

Meskipun kini disibukan dengan sejumlah latihan, Fikri pun menerangkan tidak ada yang dititik beratkan dalam latihannya dan masih terbilang sama seperti latihan-latihan biasa.

"Dalam latihan masih sama seperti biasa tidak ada yang dititik beratkan, seperti bisa latihan, dalam segi komunikasi terus pemahaman bermain terus pemahaman posisi hingga dari  individu, fisik juga, intinya banyak pembelajaran disetiap main lah kadang kita pun selalu melihat dari tim-tim lawan," terangnya. (pur)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 5 jam yang lalu

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Camat : Kalau Tutup Bakal Banyak "Korban"

PEMERINTAH Kecamatan Ciranjang bersama Desa Cibiuk, Selasa (17/7) menggelar musyawarah, mengupayakan pembatalan penutupan perusahaan PT Three Six World oleh pihak pemilik.

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Kasus Galian C Pasir Lemu Ditangani Polres

KASUS tewasnya operator alat berat di lokasi galian C Kampung Pasir Lemu, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur ditangani aparat Polres Cianjur.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Gedung PLN Cianjur di Duduki Pengunjukrasa

TIM Peduli Advokasi Kemanusiaan beserta sejumlah elemen masyarakat mendatangi Kantor PT PLN (Persero) Area Cianjur, Selasa (17/7/2017).

Aktualita 17/07/2018 07:00 WIB

Dugaan Penyimpangan APBD Menguat

TERNYATA, dugaan penyimpangan dan tanggapan miring terhadap pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar tak hanya ramai dilontarkan masyarakat dan para aktivis saja, namun hal tersebut juga menjamur…

Cianjur Euy 17/07/2018 06:55 WIB

Konsultasi Publik Revisi RTRW Disorot

PELAKSANAAN kegiatan konsultasi publik revisi Renca Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cianjur 2011-2013 disorot.

Cianjur Euy 16/07/2018 22:10 WIB

PT TSW Akan Ditutup, Camat Upayakan Mediasi

MENYIKAPI pernyataan pengusaha PT Three Six World (PT TSW), yang dalam waktu dekat akan menutup usahanya, Kecamatan Ciranjang akan menggelar rapat dengan para pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan…

Cianjur Euy 16/07/2018 22:09 WIB

Galian C Pasir Lemu Karangtengah Makan Korban

GALIAN C Kampung Pasir Lemu RT, 02 /05, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, minggu 16/07 sekira pukul 11,15 Wib, ambruk menutupi dua alat berat (Beko) hingga satu orang opratornta tewas seketika…

Cianjur Euy 16/07/2018 22:08 WIB

Jembatan Gantung Kali Cilaku Rusak Berat

JEMBATAN gantung terbuat dari anyaman bambu, sepanjang keurang lebih 100 meter, lebar 1,2 meter, yang melintasi kali Cilaku kondisinya rusak berat.

Aktualita 16/07/2018 07:00 WIB

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.