Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Petarung Niaga Sejati, Ketika Komitmen di Atas Segalanya

Oleh: Rizky Alfaraby - Rabu 16 Nopember 2016 | 17:00 WIB

Petarung Niaga Sejati, Ketika Komitmen di Atas Segalanya

Branch Manajer Bahana Yamaha Cianjur, Ahyad Syaeful. (Foto : BC/Rizky Alfaraby)

BERITACIANJUR.COM - Lika liku perniagaan sepeda motor, rupanya sudah banyak dialami Branch Manager Yamaha Bahana Cianjur dengan nama lengkap Ahyad Syaeful ini. Mengawali karir 11 tahun di sepeda motor yang memiliki ‘tag line’ semakin di depan, menjadikan figur Ahyad semakin matang dalam bidang perniagaan.  Kharismatik, ungkapan yang sering dilontarkan pegawainya, tak menjadikan pria yang akrab disapa Kang Boyan ini menjadi sombong, karakternya terkenal low profile dan mudah komunikasi dengan berbagai golongan. Namanya cukup familiar di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pengusaha, pejabat, aktivis hingga jurnalis dijadikan sahabatnya.

 

Kepada Berita Cianjur, Kang Boyan menuturkan pahit manisnya menjadi Branch Manager. Aneka karakter anak buah yang rajin, nakal, malas ataupun pintar, kerapkali menjadikan figur pria berperawakan manis dan humoris harus mengatur strategi menghadapi karyawannya.

 

“Tantangan terberat menjadi pemimpin adalah ‘ketika komitmen di atas segalanya’, artinya demi menjaga loyalitas karyawan terhadap perusahaan, kita harus berani tegas dalam menegakkan komitmen. Ketika mereka berprestasi baik, maka seorang bos wajib memberikan reward sesuai dengan komitmen yang pertama dijanjikan, pun ketika mereka melakukan kesalahan, kita harus berani tegas untuk memberikan punishment. Jika perusahaan ingin maju dan terdepan maka kuncinya adalah komitmen” ucap Pria Kelahiran Cianjur 39 tahun silam ini.

 

Prestasi dan pencapaian Kang Boyan selama memimpin Yamaha Bahana sudah tidak diragukan lagi. Setiap bulan dalam beberapa tahun terakhir, ia selalu mampu untuk melewati target yang ditetapkan perusahaan secara utuh, bahkan kerapkali lebih dari target. Keuletan dan kegigihan Kang Boyan dalam menebar rumus pertempuran niaga sepeda motor, seringkali mendapat tepuk tangan dari kerabatnya, karena puncaknya adalah keberhasilan dalam menjual produk di dilernya.

 

“Membaca peta pasar, masuk di semua lini bisnis, mengevaluasi rumus pertempuran, mengadopsi keinginan pasar, jemput bola dengan pelayanan maksimum. Itu saja, sederhana namun sebernanya itulah kuncinya jika ingin menguasai pasar” papar kaum adam yang hobbi menggunakan SUV mewah ini untuk mobilitas kesehariannya.

 

Disinggung mengenai pengalaman yang paling berkesan selama ia menjadi Branch Manager, Kang Boyan menjelaskan, dirinya sangat mengapresiasi komitmen Yamaha, sejak Kang Boyan selalu melampaui target perusahaan, Yamaha selalu memberikan bonus travelling keluar negeri. Eropa dan Asia merupakan destinasi bonus perjalanan dari Yamaha yang sering ia terima.

 

“Paling berkesan di Korea, baik tata kota, infrastruktur maupun pemandangannya menyejukkan mata, yaaa itu tadi yang saya bahas mengenai komitmen. Ketika saya berhasil, maka perusahaan memberikan nilai lebih bagi saya, begitupun yang saya aplikasikan ke pegawai pegawai di diler” tutupnya seraya menunjukkan foto ketika dirinya sedang plesiran keliling dunia. (rzy)

Komentar