Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:46

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Puaskan Masyarakat Dengan Genjot Pembangunan

Oleh: Rudi Rusmana - Rabu 23 Nopember 2016 | 15:38 WIB

Puaskan Masyarakat Dengan Genjot Pembangunan

Bangunan kantor Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur yang lama ini nantinya akan digunakan Sekretariat BPD dan PKK, sedangkan kantor desa pindah ke bangunan sampingnya yang saat ini tahap finsihing. (Foto: BC/Rudi Rusmana)

BERITACIANJUR.COM - Sadar akan kebutuhan dan keinginan masyarakatnya, membuat Pemerintah Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus memaksimalkan pembangunan terutama di bidang infrastruktur.


Menurut Kepala Desa Ciwalen, Asep Yuliarso Hartono, berbagai pembangunan infrastruktur yang tak henti-hentinya digalakkan hingga kini tiada lain salah satunya guna memenuhi semua aspirasi masyarakatnya yang selalu disampaikannya dalam berbagai forum, baik itu saat digelar musyawarah rencana pembangunan tingkat desa (Musrenbangdes) maupun dalam pertemuan lainnya.


"Yang selalu disampaikan masyarakat itu kan atau aspirasi mereka, selalu dan selalu saja rata-rata dalam hal pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, ataupun irigasi juga yang lainnya. Makanya sampai saat ini yang kita utamakan itu adalah membangun, selain pula tentunya di bidang pemberdayaan ekonomi," bebernya saat disambangi di sela kesibukannya di kantor Desa Ciwalen, Rabu (23/11/2016).


Dia pun mengungkapkan, sejak terpilih jadi kepala desa sampai sekarang pembangunan di desanya selalu dijadikan prioritas, baik mengusulkan melalui Musrenbang di tingkat kecamatan ataupun lewat aspirasi kepada sejumlah anggota dewan juga membuat profosal pengajuan terhadap pemerintah kabupaten (Pemkab) dan pemerintah provinsi (Pemprov).


"Yang penting berusaha dulu, apakah dikabulkan atau tidaknya itu soal nanti. Namun Alhamdulillah, ternyata sampai saat ini bantuan untuk pembangunan itu masih mendapatkan meski nilainya variatif," aku Asep.


Kendati begitu, dirinya tak menampik, banyak kendala selama ini yang dirasakannya. Misalnya saja ketika ada program namun anggaran belum ada, sementara di lapangan ingin cepat-cepat terealisasi.


"Pokoknya kita sering menggunakan dana talangan dahulu sebelum bantuan itu datang (cair, red) yang penting di lapangan bisa berjalan, bagaimana saja caranya. Tetapi Alhamdulillah, sampai sekarang semuanya berjalan lancar," ucapnya penuh optimis.


Beberapa pekerjaan infrastruktur di desanya yang kini sedang berjalan, sebut saja salah satunya renovasi bangunan kantor dan aula balai desa. Selain itu, juga beberapa pekerjaan sejumlahruas jalan dan TPT serta bangunan irigasi.


"Supaya lebih refresentatif lagi keberadaannya, makanya kita rehab total bangunannya. Nantinya lantai bawah mau dijadikan aula balai desa dan lantai atas untuk kantor desa, sedangkan bangunan kantor yang lama akan dijadikan sekretariat BPD dan PKK," sebutnya.


Bangunan baru dua lantai berukuran 23 x 10 meter persegi tersebut pun tak lama lagi sudah dapat dimanfaatkan keberadaannya itu, dengan menggunakan anggaran dari bantuan provinsi (Banprov) dan lainnya ini dibangun cukup megah sehingga akan membuat betah dan nyaman bagi siapapun yang menempatinya nanti.


"Baru-baru ini saja kita menyelesaikan pembangunan TPT, kalau jalnnya tinggal pengaspalan saja. Soalnya itu kan jalan baru yang sengaja kita buat sebagai penunjang sarana transportasi masyarakat nantinya. Pembangunan gang-gang juga baru selesai dikerjakan, kalau irigasi tinggal menunggu waktu saja karena saat ini terkendala hujan," terang pria yang aktif dalam kegiatan kepemudaan ini.


Rencananya, kata Asep, ditahun depan (2017) pihaknya pun akan membangun pengolahan sampah di desanya itu untuk pemberdayaan masyarakat. Di Desa Ciwalen sendiri, hingga kini terdapat sekitar 3.500 kepala keluarga (KK) dengan mayoritas masyarakatnya bertani. (rus)

 

Komentar