Senin, 23 Oktober 2017 - Pukul 07:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

cianjur selatan

Ruas Jalan Desa Wargasari Rusak dan Penuh Lubang

Oleh: Zenal Mustari - Senin 31 Agustus 2015 | 12:00 WIB

Ruas Jalan Desa Wargasari Rusak dan Penuh Lubang

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR. – Kerusakan ruas jalan Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, dikeluhkan warga karena kondisinya hingga saat ini kian bertambah parah seperti banyaknya lobang di hampir sepanjang jalur yang dilintasi.

 

"Ngeri juga saat melintasi jalan tersebut terutama pada malam hari karena berlubang dan dalam-dalam, kalau sampai terperangkap bisa repot juga urusannya," kata Tatah Jalaludin (54) yang bertugas di SMPN 6 Kadupandak dan mengaku hampir seminggu sekali melintasi jalur tersebut saat ditemui "BC" di lokasi, kemarin.

 

Sementara Uyep (40), warga sekitar yang kesehariannya berprofesi selaku sopir mengaku, kalau dirinya harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut seperti dengan melambatkan kendaraannya terlebih pada saat mendapati lubang di badan jalan.

 

"Kondisi jalan seperti ini bisa mempercepat rusaknya kendaraan, terlebih setelah melintasi jalan yang ancur," aku Godeg sapaan akrabnya Uyep kepada kepada 'BC" dalam kesempatan terpisah.

 

Setahu dirinya, jalur tersebut memang pernah mendapatkan perbaikan sebelumnya yakni pada tahun 2008 dan tahun 2012. Dia menduga, kemungkinan karena pada saat mengerjakannya dulu terkesan asal-asalan sehingga ruas jalan kurang lebih sepanjang 8 kilometer dari mulai masuk pertigaan Kampung Wargaasih hingga Desa WargaSari ini kembali hancur. (rus)

Komentar