Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 01:38

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

3 Fakta Berbahaya Minum Pakai Botol Air Mineral Bekas

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Rabu 30 Nopember 2016 | 11:00 WIB

3 Fakta Berbahaya Minum Pakai Botol Air Mineral Bekas

NET/Ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Menggunakan botol air untuk menampung minuman setiap hari kerap dilakukan setiap orang. Bahkan tak jarang, sebagian dari kita ada yang kembali menggunakan botol air bekas minum.

 

Dalam beberapa kasus, menggunakan kembali botol air bekas akan berpengaruh pada kesehatan kita. Dikutip dari situs Lifehack, Rabu (30/11/2016). Ada tiga hal penting yang harus diketahui sebelum mengisi ulang botol air bekas.

 

1. Bakteri dapat berkembang dalam botol air bekas

Sebaiknya gunakan botol air sekali pakai. Penelitian telah menunjukkan bahwa dengan penggunaan yang berkepanjangan, botol sekali pakai yang sudah tergores atau penyok dapat menjadi pelabuhan beragam jenis bakteri jahat. 

 

Satu studi dari University of Calgary menemukan bahwa botol air siswa SD yang telah digunakan kembali beberapa kali selama tanpa dicuci, mengandung kadar bakteri yang tinggi. Botol-botol air ini duduk di suhu kamar sepanjang hari, yang mempermudah bakteri untuk berkembangbiak dengan maksimal.

 

Bahkan untuk botol air yang memang dapat digunakan kembali, juga dapat memungkinkan bakteri untuk berkembangbiak, dan terkontaminasi mikroba jika tidak dirawat dengan baik.

 

Jika Anda menggunakan botol yang dapat digunakan kembali, pilih yang bermulut lebar sehingga Anda dapat lebih mudah dibersihkan bagian dalamnya, dan pastikan untuk mencucinya setiap hari. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda secara teratur, karena semua bakteri hadir akibat bersentuhan dengan botol minum Anda.

 

2. Membersihkan botol air dapat menyebabkan kebocoran bahan kimia

Ternyata menggunakan air panas atau mendidih untuk mensterilkan botol air bekas pakai tidak dianjurkan. Salah satu profesor menyatakan bahwa membersihkan botol sekali pakai Anda dengan air mendidih (atau dalam mesin pencuci piring) sangat berbahaya. Bahan plastik yang biasanya digunakan oleh botol mineral tidak dirancang untuk dipanaskan. Ada kemungkinan bahwa bahan kimia berbahaya dapat meresap keluar dari plastik dan menyebar ke dalam cairan apa pun yang Anda dimasukkan ke dalamnya.

 

3. Sebagian besar bakteri botol air ada pada area Anda meletakkan mulut Anda

Botol air bekas menjadi tempat bagi bakteri dengan ekosistem hampir sempurna. Terutama pada bagian atau area Anda kerap meletakkan mulut untuk minum.

 

Salah satu studi menyoroti fakta ini. Botol air yang sama digunakan selama seminggu, dan diperintahkan untuk tidak mencucinya. Pada akhir minggu, para ilmuwan mengambil swab dan pada bagian area Anda meletakkan mulut. Ketika para ilmuwan ini menginokulasikannya bakteri tersebut, mereka menemukan bahwa bakteri ini dapat membuat seseorang keracunan.

 

Satu-satunya cara untuk mencegah semacam bakteri tumbuh dalam botol adalah untuk rajin mencuci. Jika itu adalah botol sekali pakai, segera buang setelah digunakan. Selain itu, tutup botol air dengan rapat. 

Komentar