Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:42

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Kunci Suksesnya, Berikan Layanan Dengan Sepenuh Hati

Oleh: Bisri Mustofa - Rabu 30 Nopember 2016 | 16:00 WIB

Kunci Suksesnya, Berikan Layanan Dengan Sepenuh Hati

Kepala Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Ali Darmawan Hidayat.

BERITACIANJUR.COM - Aktif disejumlah organisasi kemasyarakatan, menjadi bekal tersendiri bagi Kepala Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Ali Darmawan Hidayat (40) dalam menjalankan roda pemerintah desa. Meski memiliki pengalaman, ternyata menjadi kepala desa diakuinya banyak tantangannya.

 

Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah bagaimana membuat seluruh masyarakat desa mendapatkan layanan yang baik dan benar. Walaupun untuk mencapai sempurna masih jauh, tapi paling tidak dengan pendekatan dan langkah nyata keinginan untuk melayani warga itu bisa dilaksanakan.

 

"Banyak tantangannya, tapi kita menghadapinya dengan penuh kesabaran dan tawakal saja. Karena segala sesuatu sudah ada yang mengatur, ibarat manusia itu sebagai wayang, mau dibagaimanakan terserah dalangnya," kata Ali saat dihubungi, Selasa (29/11/2016).

 

Dalam memberikan pelayanan kata Ali, ia senantiasa mengedepankan profesionalitas. Kunci dari sebuah pelayanan adalah bagaimana yang meminta pelayanan itu bisa merasa nyaman. "Kita mengedepankan tanggungjawab terhadap apa yang kita berikan kepada masyarakat. Pelayanan yang baik akan berdampak terhadap pembangunan," paparnya.

 

Diakuinya, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ada saja masyarakat yang kurang puas. Semua itu dijadikan sebagai bahan koreksi diri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. "Kepala desa itu hanya jabatan, sebagai masyarakat kita tetap sebagai pelayan. Tekad kita akan memberikan pelayanan yang terbaik, tentunya harus diberikan dengan sepenuh hati, sabar dan tawakal, karena semua itu merupakan kunci sukses," terangnya. (bis)

Komentar