Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:32

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

traveling

Selama 3 Bulan, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

Oleh: Rudi Rusmana - Selasa 06 Desember 2016 | 03:30 WIB

Selama 3 Bulan, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

Foto: BC/Rudi Rusmana

BERITACIANJUR.COM - Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat (Jabar), untuk sementara ditutup dari aktivitas pendakian. Penutupan jalur pendakian mulai diberlakukan 31 Desember 2016 hingga 31 Maret 2017.


Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Suyatno Sukandar mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk pemulihan ekosistem flora dan fauna di area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).


“Penutupan berlaku untuk semua jalur pendakian,” ujar Suyatno, seperti dikutip kliksaja.co, Minggu (4/12/2016).


Jalur pendakian Gunung Gede dan Pangrango, antara lain Gunung Putri, Cibodas (Cianjur), dan Selabintana (Sukabumi).


“Penutupan ini sudah rutin setiap tahun. Ada bulan-bulan di mana harus dilakukan penutupan. Ini untuk memberi kesempatan kepada alam untuk recovery,” katanya.


Dalam surat edaran Balai Besar Taman Nasional Gede Pangrango bernomor SE.2253/BBTNGGP/kabidtek/TEK.P2/11/2016 tercatat, penutupan Gunung Gede dan Pangrango berlaku selama tiga bulan, mulai 31 Desember 2016 hingga 31 Maret 2017.


Kendati begitu, untuk objek wisata di kawasan TNGGP masih bisa dikunjungi wisatawan. Objek wisata tersebut, antara lain wisata Air Terjun Cibereum di Cibodas, Curug Cibereum di Selabintana, dan Situ Gunung di Sukabumi.


“Wisatawan masih bisa berkunjung. Berkemah di Situ Gunung atau pun Bumi Perkemahan Mandalawangi juga masih bisa,” pungkas Suyatno. (rus)

Komentar