Senin, 23 Oktober 2017 - Pukul 07:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Tjetjep Muchtar Soleh: Hilang 10 Kursi, Enteng!

Oleh: Nuki Nugraha - Minggu 02 Agustus 2015 | 23:50 WIB

Tjetjep Muchtar Soleh: Hilang 10 Kursi, Enteng!

Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh

CIANJURCIANJUR.COM - Kepastian beralihnya dukungan kubu Partai Demokrat kepada pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Suranto-Aldwin Rahadian (SUARA) pada pelaksanaan Pilkada 2015 nanti, ditanggapi dingin oleh kubu pasangan Cabup/Cawabup  Irvan Rifano Muchtar-Herman Suherman (BERIMAN).

 

Bagi kubu pasangan Cabup/Cawabup BERIMAN, keputusan hengkangnya Partai Demokrat yang lebih memilih mendukung pasangan lain dengan dalih merasa telah dikhianati, tak lebih dari bagian kecil dinamika politik dalam pelaksanaan Pilkada 2015.

 

Sementara pengaruhnya terhadap pemenangan pasangan BERIMAN, bukan hanya sebatas terukur. Lebih dari itu, juga dinilai tidak akan mempengaruhi peluang pasangan BERIMAN untuk memenangkan pilkada yang sesuai jadwal akan digelar 9 Desember mendatang tersebut.

 

Keyakinan akan kecilnya pengaruh kepindahan dukungan kubu Partai Demokrat terhadap peluang pasanggan BERIMAN untuk memenangkan Pilkada 2015 antara lain diungkapkan mantan PlT Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh.

 

Menurut Tjetjep,  dalam dunia politik segalanya memang bisa berubah dalam waktu cepat. Ini terjadi mengingat politik itu serba bisa dan serba mungkin. Meski begitu, apapun keputusan yang diambil Partai Demokrat, posisi politik pasangan BERIMAN tetap masih kuat dan memiliki peluang sangat besar  untuk memenangi pilkada yang akan dihelat 9 Desember nanti.

 

“Kalau saya mah tidak menyebarang, jadi saya tidak tahu soal itu. Tapi yang pasti terkait ini (kepindahan dukungan Partai Demokrat, red), tidak terlalu menjadi persoalan buat kita, tidak ada sama sekali. Kenapa, soalnya politik itukan serba bisa dan serba mungkin. Jadi tenang saja lah,” jelas Tejtjep saat ditemui “BC” usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Cianjur, belum lama ini.

 

Komentar serupa disampaikan politisi yang saat ini menjabat Bupati Cianjur itu saat dimintai komentar soal dipastikan hilangnya kekuatan dukungan politis 10 anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Cianjur. Katanya, itu masalah, karena kehilangan dimaksud hanya sebatas secara defactosaja.

 

“Kalau de jure-nya, semua sahabat kita kok. Jadi tidak menjadi masalahlah, cuma 10 kursimah enteng,”imbuhnya.

 

Menurut Tjetjep, kalau mengacu kepada aturan, saat ini Partai Demokrat memang tidak lagi mendukung pasangan BERIMAN. tapi kenyataan di lapangan, para pendukung setia belum tentu mengambil sikap dan keputusan yang sama. Ia mengaku yakin betul, sampai saat ini para pendukungnya masih tetap setia, kendati partai yang selama ini menghantarkan dirinya menduduki kursi bupati dua periode sudah tidak lagi bersamanya.

 

“Yang pasti BERIMAN siap bertarung dengan atau tanpa dukungan partai terbesar di Cianjur itu. Kita tidak ada kekhawatiran dengan adanya pengalihan dukungan. Pokoknya mah perang we lah,"tegasnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, semula Partai Demokrat positif akan mengusung pasangan BERIMAN pada Pilkada 2015. Namun akibat meruncingnya ketidakharmonisan hubungan antara pasangancalon dengan pengurus partai, kubu Partai Demokrat akhirnya memutuskan mengalihkan dukungan kepada pasangan SUARA.

 

Alhasil, dukungan politik bagi pasangan BERIMAN turun drastis. Parpol yang tersisa hanya Golkar, PKB, dan PBB. Sementara untuk pasangan SUARA, parpol pendukungnya semakin bertambah gemuk. Dengan kehadiran Partai Demokrat, pasangan yang sempat mengalami pasang surut perjodohan ini mendapat dukungan dari 8 parpol, yakni PDIPerjuangan, PKS, PAN, Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gerindra, PPP, dan Partai Demokrat.

 

Selain mengalihkan dukungan, pada saat yang hampir bersamaan, kubu Partai Demokrat juga memutuskan memberhentikan PlT Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Tjetjep Muchtar Saleh. Posisinya kemudian digantikan Hedi Permadi Boy.

 

Menanggapi pergantian posisi PlT Ketua DPC, Tjetjep mengaku belum menerima Surat Keputusan pemberhentian dalam bentuk apapaun. Bahkan komunikasi yang dilakukan pengurus partai pun tidak ada sama sekali.

 

“Informasi yang kita dapat sih begitu (terjadi pergantikan PlT ketua, red), tapi sampai saat ini belum ada yang menginformasikan secara langsung dan formal kepada saya dari pihak partai. Sepertinya itu mungkin langsung kepada yang bersangkutan (Hedi Boy, red),”akunya.

 

Hanya saja, tambah Tejtjep, kalaupun memang betul terjadi pergantian, itu tentunya merupakan keputusan pimpinan Partai Demokrat. Dan sebagai bawahan, ia mengaku akan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

 

“Yah sebagai bawahan pastinya sih kita menerima saja. Tapi perlu diingat, yang jelas saya tidak menyeberang dan sampai sekarang hati ini masih mercy (Demokrat, red), kita militan,”tandasnya. ***

 

Komentar