Rabu, 24 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Tjetjep Muchtar Soleh: Hilang 10 Kursi, Enteng..!

Nuki Nugraha

Senin, 03 Agustus 2015 - 04:31 WIB

dok/"BC"
dok/"BC"
A A A

BERITACIANJUR.COM - Kepastian beralihnya dukungan kubu Partai Demokrat kepada pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Suranto-Aldwin Rahadian (SUARA) pada pelaksanaan Pilkada 2015 nanti, ditanggapi dingin oleh kubu pasangan Cabup/Cawabup  Irvan Rifano Muchtar-Herman Suherman (BERIMAN).

Bagi kubu pasangan Cabup/Cawabup BERIMAN, keputusan hengkangnya Partai Demokrat yang lebih memilih mendukung pasangan lain dengan dalih merasa telah dikhianati, tak lebih dari bagian kecil dinamika politik dalam pelaksanaan Pilkada 2015.

Sementara pengaruhnya terhadap pemenangan pasangan BERIMAN, bukan hanya sebatas terukur. Lebih dari itu, juga dinilai tidak akan mempengaruhi peluang pasangan BERIMAN untuk memenangkan pilkada yang sesuai jadwal akan digelar 9 Desember mendatang tersebut.

Keyakinan akan kecilnya pengaruh kepindahan dukungan kubu Partai Demokrat terhadap peluang pasanggan BERIMAN untuk memenangkan Pilkada 2015 antara lain diungkapkan mantan PlT Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh.

Menurut Tjetjep,  dalam dunia politik segalanya memang bisa berubah dalam waktu cepat. Ini terjadi mengingat politik itu serba bisa dan serba mungkin. Meski begitu, apapun keputusan yang diambil Partai Demokrat, posisi politik pasangan BERIMAN tetap masih kuat dan memiliki peluang sangat besar  untuk memenangi pilkada yang akan dihelat 9 Desember nanti.

“Kalau saya mah tidak menyebarang, jadi saya tidak tahu soal itu. Tapi yang pasti terkait ini (kepindahan dukungan Partai Demokrat, red), tidak terlalu menjadi persoalan buat kita, tidak ada sama sekali. Kenapa, soalnya politik itukan serba bisa dan serba mungkin. Jadi tenang saja lah,” jelas Tejtjep saat ditemui “BC” usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Cianjur, belum lama ini.

Komentar serupa disampaikan politisi yang saat ini menjabat Bupati Cianjur itu saat dimintai komentar soal dipastikan hilangnya kekuatan dukungan politis 10 anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Cianjur. Katanya, itu masalah, karena kehilangan dimaksud hanya sebatas secara defactosaja.

“Kalau de jure-nya, semua sahabat kita kok. Jadi tidak menjadi masalahlah, cuma 10 kursimah enteng,”imbuhnya.

Menurut Tjetjep, kalau mengacu kepada aturan, saat ini Partai Demokrat memang tidak lagi mendukung pasangan BERIMAN. tapi kenyataan di lapangan, para pendukung setia belum tentu mengambil sikap dan keputusan yang sama. Ia mengaku yakin betul, sampai saat ini para pendukungnya masih tetap setia, kendati partai yang selama ini menghantarkan dirinya menduduki kursi bupati dua periode sudah tidak lagi bersamanya.

“Yang pasti BERIMAN siap bertarung dengan atau tanpa dukungan partai terbesar di Cianjur itu. Kita tidak ada kekhawatiran dengan adanya pengalihan dukungan. Pokoknya mah perang we lah,"tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, semula Partai Demokrat positif akan mengusung pasangan BERIMAN pada Pilkada 2015. Namun akibat meruncingnya ketidakharmonisan hubungan antara pasangancalon dengan pengurus partai, kubu Partai Demokrat akhirnya memutuskan mengalihkan dukungan kepada pasangan SUARA.

Alhasil, dukungan politik bagi pasangan BERIMAN turun drastis. Parpol yang tersisa hanya Golkar, PKB, dan PBB. Sementara untuk pasangan SUARA, parpol pendukungnya semakin bertambah gemuk. Dengan kehadiran Partai Demokrat, pasangan yang sempat mengalami pasang surut perjodohan ini mendapat dukungan dari 8 parpol, yakni PDIPerjuangan, PKS, PAN, Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gerindra, PPP, dan Partai Demokrat.

Selain mengalihkan dukungan, pada saat yang hampir bersamaan, kubu Partai Demokrat juga memutuskan memberhentikan PlT Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Tjetjep Muchtar Saleh. Posisinya kemudian digantikan Hedi Permadi Boy.

Menanggapi pergantian posisi PlT Ketua DPC, Tjetjep mengaku belum menerima Surat Keputusan pemberhentian dalam bentuk apapaun. Bahkan komunikasi yang dilakukan pengurus partai pun tidak ada sama sekali.

“Informasi yang kita dapat sih begitu (terjadi pergantikan PlT ketua, red), tapi sampai saat ini belum ada yang menginformasikan secara langsung dan formal kepada saya dari pihak partai. Sepertinya itu mungkin langsung kepada yang bersangkutan (Hedi Boy, red),”akunya.

Hanya saja, tambah Tejtjep, kalaupun memang betul terjadi pergantian, itu tentunya merupakan keputusan pimpinan Partai Demokrat. Dan sebagai bawahan, ia mengaku akan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

“Yah sebagai bawahan pastinya sih kita menerima saja. Tapi perlu diingat, yang jelas saya tidak menyeberang dan sampai sekarang hati ini masih mercy (Demokrat, red), kita militan,”tandasnya. ***

 
 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 31 menit yang lalu

5 Kecamatan di Cianjur Terdampak Gempa

Gempa bumi menggoyang Cianjur, Selasa (23/1/2018) siang. Sejumlah wilayah di selatan Cianjur terdampak cukup parah. Tercatat, sejumlah bangunan rusak dan delapan orang siswa sekolah mengalami luka-luka.

Aktualita 36 menit yang lalu

Masalahnya Banyak, RSUD Akan Diperiksa Khusus

SETELAH satu per satu permasalahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur terbongkar, akhirnya Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur akan segera melakukan pemeriksaan khusus (riksus), terhadap para…

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 12 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Aktualita 23/01/2018 08:05 WIB

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 23/01/2018 08:00 WIB

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…