Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:47

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

traveling

Empang Gunung Padang, Tempat Pencucian Bebatuan di Lokasi Situs Gunung Padang

Oleh: Zenal Mustari - Rabu 14 Desember 2016 | 15:00 WIB

Empang Gunung Padang, Tempat Pencucian Bebatuan di Lokasi Situs Gunung Padang

Kecamatan Campaka memiliki banyak destinasi wisata yang sangat layak untuk dikembangkan, diantaranya empang Gunung Padang yang merupakan lokasi wisata yang mempunyai hubungan erat dengan Situs Megalitikum Gunung Padang. (Foto : BC/Zenal Mustari)

BERITACIANJUR.COM - Kekayaan dan potensi alam daerah Cianjur bagian selatan memang sangat luar biasa, sejumlah potensi wisata alam banyak terdapat di wilayah itu. Satu diantaranya, Muara Gunung Padang, yang terletak sekitar 300 meter sebelah barat Situs Megalitikum Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka.

 

Menurut informasi yang dihimpun, destinasi wisata yang baru terjamah oleh masyarakat itu mempunyai keterikatan sejarah dengan Situs Megalitikum Gunung Padang. Selain, terdapat bebatuan yang sama persis dengan di lokasi Gunung Padang. Dilokasi Muara Gunung Padang itu, terdapat kolam atau empang.  

 

"Ya, kalau dari hasil cek lokasi, tepatnya 300 meteran dari kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang. Terdapat pula lokasi yang memang tak kalah menarik dan juga miliki sejarah yang sama, yakni ada empang Gunung padang," ujar Camat Campaka M Fatah Rizal, kepada "BC", Selasa (13/12/2016) kemarin.

 

Rizal mengatakan, mungkin melalui masyarakat yang memang peduli Gunung Padang. Maka, melalui forumnya mereka membuka lokasi yang memang dapat pula dijadikan objek wisata baru di lokasi yang sama.

 

"Jelasnya, perlu pengkajian lebih dalam dari peneliti. Hanya untuk jelas kita arahkan semua masyarakat ini untuk berpikir logis, yang artinya tidak menjadikan obyek tersebut kearah mistik dan dapat menjauhkan dari hal-hal kemusyrikan," katanya.

 

Rizal menuturkan, jika dilihat dari lokasi itu memiliki potensi wisata yang dapat meningkatkan PAD desa setempat yang termasuk tidak menutup kemungkinaan menjadi potensi pariwisata Kabupaten Cianjur, bahkan nasional.

 

"Yang pasti kalau untuk urusan benar atau tidaknya daerah tersebut sebagai cagar budaya. Yang tak kalah penting bahwa dimulai dari sekarang kalau dikawasan empang Gunung Padang ini segera diamankan untuk dilestarikan. Pasalanya, ada wisatawan berspekulasi bahwa jangan-jangan kalau digali terdapat candi," tuturnya.

 

Fatah menyebutkan, berdasar informasi dari orang terdahulu. Kalau di Kampung Ciukir dan Kampung Empang itu erat juga hubungan dengan Gunung Padang yang seperti dari unsur budayanya.

 

"Ya, kalau menurut informasi dari orang tua terdahulu bahwa disana itu (Empang Gunung Padang, red) Ada mitos bahwa dulunya batu-batu yang ada di Pasir Karamat itu di ukir lalu di cuci disebuah empang, lalu setelah bersih. Maka, sebagian batu yang dianggap penting dibawa ke Gunung Padang," ucapnya. (gap)

Komentar