Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Jelang Tutup Tahun, Harga Sembako Naik ​

Angga Purwanda

Minggu, 18 Desember 2016 - 10:00 WIB

Net/Ilustrasi
Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Menjelang perayaan natal dan tahun baru harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Induk Pasir Hayam, Sirnagalih, Cianjur mulai mengalami kenaikan. Selain, tingginya permintaan kondisi itu disebabkan lambatnya pasokan.

Namun sejumlah pedagang pasar menilai hal tersebut wajar. Pasalnya harga masih fluktuatif, jelang akhir tahun, selain itu faktor cuaca turut mempengaruhi naiknya beberapa komoditi.

Menurut salahseorang pedagang, Irfan (35) mengatakan, harga yang mengalami kenaikan secara drastis, diantaranya cabai rawit dari sebelumnya Rp. 35 ribu menjadi Rp. 70 ribu per kg, telur ayam dari awalnya Rp. 17.500 per kg, sekarang mencapai Rp. 22 ribu per kg, dan kentang dari sebelumnya Rp. 9.500 menjadi Rp. 12 ribu per kg.

Irfan menyebutkan, untuk kenaikan harga komoditas sayuran disebabkan kondisi cuaca yang tak menentu. "Kenaikan sayur-mayur yang terjadi dipengaruhi oleh faktor cuaca, selain itu permintaan semakin bertambah. Memang wajar hal ini terjadi di akhir tahun, namun saya harapkan pemerintah dapat mengatur pasokan barang, sehingga harga bisa tetap terkendali," ujar Irfan, saat ditemui "BC", Kamis (15/12/2016).

Sementara itu, Dinda Rendi Gariany (31), warga Cianjur mengharapkan, pemerintah dapat segera melakukan pengawasan, sebab untuk mengantisipasi lonjakan harga di pasaran yang sangat tinggi. "Pemerintah harus segera melakukan pengawasan, untuk mengatasi lonjakan harga. Sehingga warga yang tak mampu pun dapat membeli atau menikmati komoditas yang dibutuhkannya," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Himam Haris menjelaskan, pasokan barang di sejumlah pasar di Kabupaten Cianjur, aman. Sehingga, harga masih bisa dikendalikan.

"Namun, akibat dari faktor cuaca, yang mengakibatkan banyak sayuran yang busuk. Komoditas sayuran mengalami kenaikan harga yang bervariasi. Tetapi harga sembako lainya masih stabil," jelasnya.

Selain itu pihaknya menjamin pasokan barang akan memadai, sehingga warga tidak perlu panik. "Saya, lihat kondisi kenaikan komoditas sayuran akibat pengaruh cuaca, dan permintaan yang bertambah, bukan karena permainan dari tengkulak.  Namun kami tentunya akan terus mengawasi kondisi ini," ujarnya. (gap)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.