Senin, 19 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Bolehkah Anak Usia 1-3 Tahun Disunat?

Rifqi Dahwan Aziz

Minggu, 18 Desember 2016 - 20:00 WIB

Net/Ilustrasi
Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Sunat atau sirkumsisi adalah proses membuang kulit yang menutupi penis bagian depan. Prosedur ini sudah lama dilakukan, dan hampir diterapkan ke semua anak laki-laki di dunia. 

Dikutip dari laman klikdokter.com, Selasa (20/12/2016). Berikut ini manfaat sunat bagi kesehatan.

Sunat dapat dilakukan secara suka rela, ataupun akibat adanya alasan medis tertentu. Misalnya anak yang memiliki fimosis, di mana kulit ujung penis terlalu kencang yang dapat menggangu proses berkemih dan ereksi.

Meskipun terdengar mengerikan, sunat ternyata bermanfaat mencegah infeksi. Pada anak yang tidak disunat, kotoran dapat menumpuk di bawah kulit ujung penis sehingga dapat menjadi sumber kuman. Sunat juga dapat menurunkan risiko terkena infeksi saluran kencing, lho!

Di balik semua manfaatnya, sebenarnya sunat tidak diwajibkan secara medis. Tindakan ini dilakukan apabila orangtua dari anak tersebut mengizinkan.

Namun tidak semua anak dapat langsung disunat, dan mungkin membutuhkan penanganan dari dokter spesialis. Misalnya pada anak yang memiliki kelainan lubang kencing ataupun kelainan pembekuan darah.

Sebenarnya, tidak ada batasan usia yang ideal untuk melakukan sunat. Namun pada bayi, sunat lebih mudah dikerjakan dan perdarahannya juga sedikit. Karena itu, tindakan ini biasanya dilakukan di rumah sakit pada anak laki-laki yang baru lahir sebelum ia meninggalkan rumah sakit.

Untuk anak usia 1-3 tahun, sunat boleh saja dilakukan. Namun prosesnya akan lebih sulit, karena anak sudah aktif meski belum mengerti betul ucapan orang dewasa.

Proses penyembuhannya pun bisa membutuhkan waktu yang lebih lama. Ini karena anak sangat aktif, sehingga sulit untuk mengontrol perdarahannya. Di samping itu, risiko komplikasi dari prosedur sunat itu sendiri juga semakin meningkat.

Jika memiliki anak usia 1-3 tahun dan ingin disunat, sebaiknya tunggulah agar ia berusia lebih dari itu. Ini dilakukan agar tidak banyak komplikasi yang terjadi, dan proses penyembuhannya juga lebih cepat.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 31 menit yang lalu

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 36 menit yang lalu

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.

Cianjur Euy 14/02/2018 21:35 WIB

Pemkab Cianjur Dorong Pembangunan Jalur Puncak II

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur kembali mendorong pelaksanaan pembangunan Jalur Puncak II, mengingat kondisi jalur puncak I yang rawan longsor dan dinilai tidak cukup menampung volume kendaraan…

Cianjur Euy 14/02/2018 21:33 WIB

Dua Orang Calon Tenaga Kerja Ilegal Berhasil Dipulangkan

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur kembali berhasil mengembalikan dua orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal asal Cianjur. Keduanya diketahui menjadi korban…