Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Alokasi Beras Rastra Pacet Tahun 2016 Terserap dengan Baik

Cr1

Senin, 19 Desember 2016 - 14:00 WIB

Net/Ilustrasi
Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Distribusi Beras untuk Keluarga Sejahtera (Rastra) alokasi tahun 2016 di Kecamatan Pacet, secara keseluruhan terserap dengan baik dan tidak ada yang tersendat. Bahkan masyarakat sebagai penerima manfaat, bisa mengkonsumsinya dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Semua alokasi Rastra tahun ini, terserap dan tidak ada yang tersendat. Jadi semua sudah didistribusikan ke desa dan masyarakat,” ujar Pengelola Rastra Kecamatan Pacet Usman Yusup kepada “BC”, Minggu (18/12/2016).

Berdasarkan data Kecamatan Pacet, jumlah penerima rastra yang tersebar di 7 desa mencapai 6.612 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan total rastra sebanyak 93.240 kilogram. Bahkan sampai hingga bulan November, setoran rastra di setiap desa se Kecamatan Pacet tidak ada yang menunggak satupun.

“Khusus bulan November tidak ada yang menunggak, insyallah untuk setoran Rastra di akhir bulan Desember ini semua desa bisa melunasinya,” katanya.

Dikatakan Usman, hingga akhir bulan Desember ini pihaknya akan terus mengawasi agar seluruh desa bisa melunasi setoran Rastra. Sehingga tidak ada ada lagi, desa yang menunggak sampai dengan bulan Januari mendatang.

“Akan kita pantau terus, karena setiap bulan setoran rastra dari setiap desa mencapai Rp. 149 juta per bulannya,” katanya.

Menurutnya, penyerapan dan pembayaran Rastra selama tahun 2016 bisa dibilang lebih bagus jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu.

“Kebutuhan Rastra di Kecamatan Pacet, sebenarnya sangat tinggi,” katanya.

Hanya saja pembatasan yang dilakukan pemerintah dengan alasan mengentaskan kemiskinan, membuat usulan pengajuan penambahan kuota oleh desa dan kecamatan belum terealisasi.

Dirinya menilai, keberadaan program rastra bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah sangat penting dan terasa. Apalagi dengan harganya yang murah Rp. 1.600 per kilogram, sangat terjangkau bagi warga yang berhak membelinya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya pengaturan penyaluran rastra kepada pihak desa, agar semaksimal mungkin bisa sampai langsung ke warga yang berhak menerimanya,” tandasnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 20 jam yang lalu

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 20 jam yang lalu

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…