Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Distribusi Rastra di Kecamatan Cikadu Lancar ​

Zenal Mustari

Selasa, 20 Desember 2016 - 16:30 WIB

Net/Ilustrasi
Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Pemerintah Kecamatan Cikadu menyebutkan pendistribusian beras untuk keluarga sejahtera (rastra) di wilayah itu sudah berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal dan tak ada satupun desa yang menunggak pembayaran rastra.

Hal itu, diungkapkan, Camat Cikadu, Acep Junaedi, kepada "BC", saat ditemui di kantornya, Senin (19/12/2016) kemarin. Acep mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi bagi para kepala desa sehingga penyerapan rastra di Cikadu dapat berjalan dengan baik tanpa menemui masalah. 

Acep menyebutkan, untuk penerimaan rastra di Kecamatan Cikadu mencapai 110 ton per bulan. "Saya selalu tegaskan untuk serapan rastra di Cikadu ini dapat berjalan lancar. Pasalnya, selama ini pendistribusian rastra berjalan dengan baik dan setiap bulan di distribusikan kepada masyarakat miskin sesuai jadwal," kata Acep.

Dijelaskannya, sesuai laporan dari para kepala desa yang ada di Kecamatan Cikadu, masyarakat dapat menerima rastra sebanyak 15 kilogram per kepala keluarga (KK) dengan harga di titik distribusi sebesar Rp 1.600 per kilogram. 

Pendistribusian rastra itu, ujar dia, sangat membantu pemenuhan pangan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. "Yang pasti dengan adanya rastra itu saya yakin bisa memenuhi kebutuhan pangan bagi warga miskin," ujarnya.

Sementara itu, petugas pengelola rastra Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Yayat Supriatna (43) mengatakan, melalui masing-maaing ketua Rukun Tetangga (RT). Pendistribusian rasta tahap tiga tahun 2016 sudah di distribusikan kepada 853 Rumah Tangga Miskin (RTM). "Jelasnya, sejak kedatangan puluhan ton beras tersebut dari Bulog pada satu pekan lalu, rastra itu langsung kami distribusikan," kata Yayat. (gap)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…