Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 01:23

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

cianjur selatan

75 Persen Penyebab Kebakaran Diakibatkan Konslet Listrik

Oleh: Zenal Mustari - Selasa 01 September 2015 | 12:00 WIB

75 Persen Penyebab Kebakaran Diakibatkan Konslet Listrik

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CAMPAKAMULYA – Sering terjadinya kebakaran rumah di wilayah Campakamulya akhir-akhir ini, berdasarkan hasil temuan sementara salah satu penyebabnya didominasi adanya hubungan arus pendek (korsleting).

 

Kasi Pemerintahan (Kasi Pem) Kecamatan Campakamulya, Edi Suherman mengatakan, seperti dari 6 kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir ini sebagian diantaranya diakibatkan terjadinya korsleting.

 

"Hampir 75 persen penyebab terjadinya kebakaran di Campakamulya, berdasarkan temuan sementara karena adanya korsleting listrik diantaranya termasuk peristiwa kebakaran yang menimpa rumah Asep Jenal Mutaqin, pada Minggu (30/8) malam tadi (Minggu malam lalu, red)," terang Edi kepada "BC" Senin (31/8).

 

Salah satu penyebab atau terjadinya korsleting listrik tersebut masih Kata Edi, kemungkinan bisa disebabkan karena usia kabel yang sudah usang juga adanya penambahan daya yang dilakukan di rumah tersebut.

 

"Kabel yang sudah tua (lama), biasanya jarang diperhatikan. Masyarakat kurang menghiraukan usia kabel yang ada di rumahnya dan adanya penambahan daya pun kemungkinan besar tidak dibarengi dengan pemeriksaan usia maupun kapasitas tegangan kabel itu sendiri, hal itu bisa memicu terjadinya kebakaran," tuturnya. (rus)

Komentar