Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:46

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Pelajar Berdiri di Jalan Tunggu Bis Bunyikan "Om Telolet Om"

Oleh: Apip Samlawi - Minggu 25 Desember 2016 | 11:00 WIB

Pelajar Berdiri di Jalan Tunggu Bis Bunyikan

BC/Apip Samlawi

Setelah Menjadi Viral di Dunia Maya Kini Mewabah Kemana-mana

 

BERITACIANJUR.COM - Fenomena om telolet om yang tengah jadi viral di dunia maya, kini merambah ke perilaku pelajar SMA dan SMK di Cianjur. Ketimbang pulang ke rumah, pelajar ini malah nongkrong di pinggir jalan meminta bus yang lewat membunyikan klakson om telolet om.

 

Meski terlihat aneh, budaya baru ini seperti jadi mainan bagi anak kecil hingga dewasa di berbagai daerah, termasuk di Cianjur. Hampir semua ruas jalan di jalan raya Cianjur menuju Bandung, tepatnya di daerah Karangtengah hingga Haurwangi,  sejumlah pelajar antri berjejer di pinggir jalan menanti bus membunyikan klakson om telolet om.

 

Seperti dilakukan siswa SMK Nurul Hidayah Panundan Pasundang (NHP), Jumat (23/12/2016) kemarin, puluhan pelajar sengaja berdiri di pinggir jalan raya bekas Tol Citarum, sambil berteriak om telolet om, ke sejumlah bus yang melintas.

 

Pelajar SMK NHP, sengaja melakukan aksi itu sambil menunggu kendaraan jemputan pulang sekolah tiba. Para pelajar, tampak girang, saat sejumlah bus dan kendaraan besar lainnya, menyambut permintaan mereka, dengan membunyikan klakson kendaraan om telolet om.

 

Acep Candra, siswa Kelas X1 Teknik Komputer dan Jaringan SMK NHP mengungkapkan, aksi yang dilakukan bersama rekan pelajar lainnya, tidak bertujuan lain-lain, kecuali sekedar untuk hiburan. Kegiatan itu, dianggap Acep, sekedar mengisi waktu sambil menunggu kendaraan jemputan sekolah.

 

“ Cuma buat hiburan saja sebagai pelepas pengat, setelah hampir 12 jam belajar di ruang kelas sekolah. Kami juga senang kalau ada bus yang mau membunyikan klakson om telolet om,” katanya, kepada Berita Cianjur.

 

Berbeda yang diucapkan temannya  Asri Nurhayati, Kelas X1 Administrasi Perkantoran (AP) SMK NHP, yang tidak terlalu anstusias dengan kegiatan rekan lainnya. Asri berpendapat, tindakan itu bisa membahayakan jiwa, apalagi dilakukan hampir masuk ke tengah jalan.

 

“ Meski hanya hiburan belaka, tapi keselamatan jiwa harus diperhitungkan. Bukannya tidak suka, tapi berkumpulnya jangaan terlalu ke bahu jalan, karena jalan raya itu merupakan jalur cepat,” ucapnya.

 

Sementara itu,  Kapolsek Bojongpicung, AKP Ajat Sudrajat,  menjelaskan,  membudayanya om telolet om, minta dibunyikan klakson kendaraan, sambil rame-rame berdiri di pinggir jalan, sangat beresiko terhadap keselamatan. Apalagi, setelah dibunyikan klakson telolet, telolet, telolet, seruruh anak-anak termasuk siswa SMK NHP terlihat gembira, sambil loncat dan hampir masuk ke tengah jalan.

 

“ Diharapkan kepada orang tua, pelajar yang minta telolet dan pihak sekolah SMK NHP, diarahkan mohon jangan sampai minta telolet terlalu dekat jalan raya, apalagi sampai ketengah jalan raya karena jalan raya Ex tol Citarum Haurwangi tergolong jalur cepat, hingga takut terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak,”  tegasnya. (ree)

Komentar