Sabtu, 24 Juni 2017 - Pukul 17:21

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

BIN, Kepolisian, dan Imigrasi Diminta Kerja Lembur

Oleh: Zulfah Robbania - Selasa 01 September 2015 | 18:51 WIB

BIN, Kepolisian, dan Imigrasi Diminta Kerja Lembur

rizal ramli/net

BERITACIANJUR.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli meminta agar pihak Imigrasi dan kepolisian berkerja lebih cepat untuk mensukseskan pemberian pembebasan visa 47 negara, yang akan dimulai pada Oktober 2015.

 

Bahkan, demi lancarnya bulan Oktober nanti saat pemberlakuan bebas visa dimulai, Rizal meminta agar pihak kepolisian dan Imigrasi mau bekerja lembur. Hal itu diminta mantan menko perekonomian tersebut agar Indonesia bisa menggejar ketinggalan dengan negara lain, yang sudah lebih dulu menerapkan pembebasan visa.

 

"Jadi BIN, polisi dan Imigrasi lembur dikit lah, supaya bulan Oktober bebas visa untuk 47 negara bisa jalan. Kita didik semua bangsa kita berlari cepat supaya bisa kejar negara-negara lain," ujar Rizal di kantornya, Jakarta, Selasa (1/9).

 

Rizal juga meminta agar pos-pos masuknya turis asing diperkuat sistem hardware dan software keamanannya. "Jadi jangan dilepas gitu saja, harus terus kita monitor (pergerakkan para turis yang datang ke Indonesia-red)," tegasnya. (bbs)

Komentar