Selasa, 16 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Cianjur Sabet Penghargaan APE dari Wakil Presiden RI

Bisri Mustofa

Minggu, 25 Desember 2016 - 19:00 WIB

Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman (Kanan) tengah menunggu untuk mendapatkan giliran menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diserahkan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.
Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman (Kanan) tengah menunggu untuk mendapatkan giliran menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diserahkan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.
A A A

Berhasil Membangun Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

BERITACIANJUR.COM - Kabupaten Cianjur akhirnya naik peringkat, setelah sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat Madya, pada tahun 2016 ini, ke empat kalinya mendapatkan APE menjadi tingkat Utama.

Penghargaan tertinggi yang digarap Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam hal pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tersebut diserahkan oleh wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla kepada Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman di Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis PPKBPPPA) Kabupaten Cianjur, Esih Sukaesih Karo Karo mengatakan, penghargaan APE yang diterima Kabupaten Cianjur tahun 2016 ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh lapisan masyarakat Cianjur dalam berkomitmen membangun penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Apa yang kita raih saat ini merupakan berkat kerja keras bersama. Kalau sebelumnya kita hanya mendapatkan APE tingkat Madya, pada tahun 2016 ini meningkat menjadi tingkat Utama. Ini salah satu bukti kalau Cianjur memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Esih saat dihubungi Harian Berita Cianjur, Rabu (21/12/2016).

Ia mengakui jika dalam pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan saat ini dibawah kendali Pengarusutamaan Gender (PUG) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). "Ketuanya Bappeda, kami selaku sekretarisnya. Ini bukti bahwa tim ini benar-benar bekerja bersama mewujudkan pembangunan sesuai yang direncanakan," paparnya.

Diakui Esih, slogan Cianjur Jago memiliki makna tersendiri untuk mendorong lebih terpacu dalam mewujudkan setiap program pembangunan. "Tentu dengan Cianjur Jago saat ini kita harus bisa membuktikan bahwa Cianjur bisa lebih jago dan mempu berbuat lebih baik lagi. Salah satu buktinya kita berhasil meraih APE untuk tingkat Utama," tegas Esih.

Sebagaimana diketahui bahwa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) adalah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementria/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya memwujudkan kesetaraan dan keadilan gender melelui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG). 

Anugerah Parahita Ekapraya (APE) berarti suatu penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dan menunjukkan kondisi dan kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah.

Wakil Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengapresiasi atas diraihnya penghargaan APE untuk yang ke empat kalinya secara berturut-turut. Yang lebih menggembirakan lagi di tahun pertama kepemimpinannya penghargaan APE tersebut naik peringkat dari Madya menjadi Utama. 

"Terimakasih kepada seluruh warga Kabupaten Cianjur atas dorongan dan komitmen untuk meraih penghargaan APE dari Wakil Presiden. Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis dapat terwujud lebih cepat," papar Herman saat dihubungi terpisah.

Menurut Herman Kabupaten Cianjur dinilai layak mendapatkan APE karena memenuhi sejumlah kreteria yang dipersyaratkan. "Tim penilainya itu tidak hanya dari Kementerian, tapi juga melibatkan tim independen. Mereka melakukan penilaian kepada OPD dan LSM utamanya kepada P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) yang dianggap konsen dalam pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," papar Herman.

Herman mengaku jika diraihnya APE tersebut tidak terlepas dengan adanya semangat Cianjur Jago. Meski baru enam bulan pemerintahanya bersama dengan Bupati Irvan Rivano Muchtar, sudah mampu membuktikan diri. "Cianjur dianggap Keluarga Berencana (KB) berhasil, pemberdayaan perempuan melalui PKK, PAUD, Posyandu, Dasawisma. Bahkan untuk kader Posyandu diberikan insentif sehingga berdampak pada penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB)," paparnya.

Sementara itu di Jawa Barat ada 12 Kabupaten dan Kota yang meraih penghargaan APE 2016 ini. Di antaranya Cimahi, Depok, Sukabumi, Banjar dan Kota Bekasi. Untuk Kabupaten diraih oleh Kabupaten Bandung Barat, Cirebon, Kuningan, Bogor, Sukabumi, Sumedang dan Kabupaten Cianjur. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Innalillahi, Bahan Berbahaya dan Beracun Dibiarkan Numpuk

RSUD, oh, RSUD. Ada apa dengan RSUD Sayang Cianjur? Dua mhasalah besar belum juga selesai, kini rumah sakit plat merah tersebut kembali menjadi sorotan publik. Betapa tidak, limbah bahan berbahaya dan…

Cianjur Euy 6 jam yang lalu

Satu Pelaku Pesta Seks Sesama Jenis Ditetapkan sebagai Tersangka

SATU dari lima orang pelaku pesta seks sesama jenis di salah satu Komplek Villa di kawasan Cipanas, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Bertani

Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu mendorong warga setempat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk mengembangkan pertanian. Pasalnya lahan pertanian diwilayah itu terus berkurang, akibat…

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Waspadai Angin Kencang, Pemkab Diminta Tebang Pohon

Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi mengharuskan warga dan pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan di Cianjur agar mewaspadai bahaya pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Wabup: Hari Ini Harga Daging Ayam di Cianjur Rp 33 Ribu/Kg

MENGHILANGNYA daging ayam potong di sejumlah Pasar Tradisional di Cianjur dalam tiga hari terakhir, akibat mogok berjualannya pedagang membuat Pemkab Cianjur bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan…

Aktualita 15/01/2018 08:00 WIB

Ada Indikasi Penyimpangan, Kapan Ditindak?

DUA permasalahan besar di RSUD Sayang Cianjur, semakin menjadi sorotan bahkan membuat geram sejumlah kalangan. Betapa tidak, meski sudah meresahkan dan mengorbankan banyak masyarakat, namun hingga saat…

Cianjur Euy 15/01/2018 07:30 WIB

Ada 1 Pelajar dan 1 Ayah Beranak Tiga, 5 Pelaku Ditangkap Saat Bugil

IRONIS, di Kota Santri yang memiliki program ‘Cianjur Lebih Maju dan Agamis’, ada pesta seks sesama jenis. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu ((13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib.

Cianjur Euy 14/01/2018 22:03 WIB

Rekayasa Jalur dan Trayek Angkum Baru Untuk Urai Kemacetan

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur gencar melakukan sosialisasi terkait rekayasa lalulintas dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Program penataan itu, untuk mengurai kemacetan kendaraan…

Cianjur Euy 14/01/2018 21:02 WIB

Sehari Dua Kecelakaan Lalulintas Terjadi Di Cianjur

DUA kali kecelakaan lalulintas terjadi di wilayah hukum Polres Cianjur, Minggu (14/1/2018). Selain kerugian material, akibat kecelakaan yang terjadi di dua ruas jalan rawan kecelakaan itu juga mengakibatkan…

Cianjur Euy 13/01/2018 19:08 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Mahalnya Harga Daging Ayam

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk menyelidiki penyebab terus melambungnya harga daging ayam potong di pasaran.