Selasa, 25 Juli 2017 - Pukul 05:34

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Warga Urunan Tak Perlu Andalkan Bantuan Lain

Oleh: Apip Samlawi - Selasa 27 Desember 2016 | 11:00 WIB

Warga Urunan Tak Perlu Andalkan Bantuan Lain

BC/Apip Samlawi

BERITACIANJUR.COM - Merasa lelah karena keinginannya tidak pernah digubris pemerintah daerah, warga di Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, akhirnya memperbaiki jalan dengan menggunakan anggaran dari hasil urunan warga dan donatur setempat.

 

Dikatakan Sulaeman Ketua RT 02/09, anggaran yang berhasil terkumpul sebanyak 120 juta. Jumlah itu, langsung dipergunakan untuk mengaspal jalan menuju Kampung Babakan Jati sepanjang 200 meter dan lebar 2,5 meter. Sebelumnya, jalan ini merupkan jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

 

“Setelah dilakukan musyawarah, warga sepakat untuk mengumpulkan anggaran guna kebutuhan perebaikan jalan. Setelah terkumpul sebanyak 120 juta, pembangunan jalan ini baru bisa terealisasi,” kata Sulaeman.

 

Sulaeman mengaku, jika harus menunggu bantuan pemerintah perbaikan jalan belum tentu bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Padahal, akses jalan yang sekarang telah diaspal, sangat berpengaruh terhadap sejumlah aktivitas harian warga.

 

“Ya mudah-mudahan dengan baiknya infrastruktur jalan, dapat meningatkan akselerasi masyarakat dalam bidang, ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” kata Sulaeman dengan bangga, karena warganya mampu mandiri tanpa harus menunggu bantuan pemerintah.

 

Sebelumnya, imbuh Sulaeman, kondisi jalan sangat buruk dan sering dikeluhkan warga, terutama saat musim kemarau. Pasalnya, debu akibat jalan butut masuk ke dalam rumah. Tak jarang, warga menderita penyakit ispa

 

Sementara itu, anggota LPM Desa Kertamukti Arom Mashudi (55)  membenarkan, pengaspalan jalan di Kampung Babakan Jati, Desa Kertamukti, merupakan hasil swadaya murni masyarakat.

 

“Kegiatan pengaspalan lapen jalan  warga Kampung babakan jati, tentu saja perlu ditiru seluruh warga yang ada di Desa Kertamukti, karena  inisiatif seperti itu merupakan hal yang diharapkan pihak Pemerintah,” terangnya. (ree)

Komentar