Jumat, 28 Juli 2017 - Pukul 07:47

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

retro

Aplikasi Pertanian Sistem Online Disambut Baik Sejumlah Kalangan

Oleh: cr3 - Selasa 27 Desember 2016 | 12:00 WIB

Aplikasi Pertanian Sistem Online Disambut Baik Sejumlah Kalangan

Net/Ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pertanian Modern berbasis telefon pintar di Bogor, Kamis (21/12/2016). Aplikasi tersebut menyediakan informasi dasar pertanian tentang teknologi pengelolaan lahan, varietas, budidaya, alsintan dan infrastruktur pendukung lainnya.

 

Dikatakan Amran, kemajuan teknologi informasi yang semakin meningkat menjadi suatu peluang untuk menyampaikan inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat secara lebih murah dan efektif. Badan Litbang Pertanian pun memanfaatkan peluang itu dengan membuat aplikasi sistem informasi berbasis telepon pintar yang terintegrasi dengan Google Map.

 

Aplikasi tersebut dilengkapi dengan data harga, serta data penting soal komoditas pangan di seluruh wilayah. Data yang akurat dan lengkap, lanjut Amran diyakini akan bisa menekan inflasi dan kemiskinan. Karena harga komoditas pangan lebih pasti.

 

“Aplikasi ini memungkinkan petani atau masyarakat mengetahui varietas apa yang cocok di daerah itu sehingga bisa dikembangkan,” kata Amran. Selain itu, aplikasi juga menyediakan media konsultasi online antara petani, penyuluh, peneliti dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura,  M. Nano menyatakan, pihaknya menyambut baik diluncurkannya aplikasi sistem informasi tersebut. Pasalnya akan lebih efisien dalam menyebarkan informasi kepada para petani.

 

“Kita menyambut baik dengan adanya aplikasi ini dalam upaya lebih cepat informasi dari hulu sampai hilir,” ungkapnya kepada “BC” (23/12/2016).

 

Karena selama ini menurutnya, dinas pertanian masih kekurangan data online di bidang IT. Dengan meluncurnya aplikasi ini, ia mengharapakan bisa segera mungkin direalisasikan dari kelembagaan, tingkat petani hingga para pelaku usaha di bidang pangan agar terakses dengan cepat.

 

Sementara itu, Kasi Bina Perlindungan Tanaman Pangan, Yati Rachmawati menjelaskan, aplikasi Sistem Informasi Pertanian Modern berbasis smartphone sosialisasinya dari pusat belum sampai ke Kabupaten Cianjur. Namun pihaknya, akan sesegara mungkin berupaya menyosialisasikan setelah informasi tersebut sampai dan menyebarluaskan kepada para petani. (ree)

Komentar