Senin, 11 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Hobi yang Menghasilkan Pundi-pundi Rupiah

Angga Purwanda

Kamis, 05 Januari 2017 - 23:53 WIB

Foto: Net/Ilustrasi
Foto: Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Mempunyai hobi tidak selalu berdampak negatif, tetapi ada juga hobi yang justru dapat menghasilkan pendapatan atau keuntungan bagi pelakunya. Satu di antaranya ialah hobi memelihara burung hias dan kicau.

Kebanyakan orang menggunakan hobi mereka sebagai sarana untuk melepas kepenatan, setelah lelah bekerja seharian. Namun, hal itu berbeda bagi Pepen (40).

Pria yang hobi memelihara burung ini memanfaatkannya sebagai peluang usaha yang cukup menguntungkan.

Dia mengawali bisnisnya sejak 4 tahun lalu, saat dirinya mulai serius menekuni hobi memelihara burung kicau.

"Awalnya saya membeli burung kenari seharga Rp 250 ribu. Dengan tekun memelihara dan memberi perawatan khusus, akhirnya burung tersebut dibeli orang, dan keuntungannya pun berlipat. Sejak itu saya berniat untuk menjadikan hobi ini sebagai tambahan usaha," ujar Pepen.

Sejak saat itu, dirinya mulai berbenah diri untuk menjadi seorang pengusaha burung dan mulai membeli berbagai jenis burung, seperti burung hias, burung kontes, dan lainnya.

Menurutnya, harga burung tidak dapat ditentukan, apalagi seperti burung yang sudah pernah menjuarai suatu kontes.

Untuk mendapatkan burung-burung yang akan diperjual belikan, dirinya dapat dari rekan-rekan sesama pehobi burung yang datang kepadanya untuk menjual burung mereka.

"Makin sering burung memenangkan kontes, akan makin mahal harga burung yang di tawarkan," jelas bapak dua anak itu.

Semenjak itu, dirinya mencoba membuka jasa jual beli dan hanya mengandalkan halaman rumahnya. Setelah berjalan cukup lama, akhirnya dirinya membuka kios burung di Jalan Raya Ciranjang, yang sederhana dan hanya terbuat dari triplek saja beratapkan seng.

"Peminat burung kicau cukup banyak sehingga pelanggan mulai berdatangan silih berganti ke kios. Berbagai orderan mulai berdatangan dan keuntungan pun mulai dirasakan. Per harinya saya bisa meraup keuntungan Rp 500 ribu," jelasnya.

Namun, jika burung yang dijualnya sering memenangkan suatu kontes dan ada sertifikatnya, keuntungannya akan lebih besar.

"Burung yang memiliki sertifikat juara kontes, seperti burung kenari, burung anis, dan love bird, bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga biasanya. Burung yang memiliki sertifikat bisa dijual hingga jutaan rupiah. Karena pehobi tidak pernah segan untuk membeli burung yang memang telah sering menjuarai kontes," ungkapnya.

Saat ini tidak hanya dapat membuka kios burung, namun dirinya mencoba untuk ternak beberapa jenis burung kicau yang memang mudah untuk diternakan, seperti kenari. Pepen mulai dari belajar perawatan dan cara ternak yang baik.

Burung kenari merupakan burung kicauan sekaligus burung hias yang sangat disukai dan diburu penggemarnya. Jenis burung itu tidak termasuk burung musiman, sehingga pangsa pasarnya tetap stabil dan menjanjikan.

"Jadi, saya lebih memilih untuk mencoba ternak kenari, karena pangsa pasarnya ada terus sehingga tidak takut untuk rugi. Burung jenis ini disukai karena bulunya yang cantik, namun sekarang lebih disukai karena kicauannya yang merdu dan bernada khas,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa kendala yang biasa ditemui oleh seorang pemula adalah pemilihan jenis kelamin yang sulit dilihat secara kasat mata. Kemudian proses adaptasi yang perlu kejelian dari pemilik.

Ditambahkan dirinya, selama ini melakukan pemasaran dengan door to door atau kenalannya yang memang pehobi burung juga. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Babinsa Dilingkungan Kodim 0608 Cianjur Ikuti Tes Urine

Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan ASN di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0608 Cianjur mengikuti tes urine di Aula Makodin, Jalan Siliwangi, Senin (11/12/2017).

Aktualita 14 jam yang lalu

Usai Periksa BPBP, Mobil Irda Dicegat

USAI melakukan pemeriksaan terhadap Balai Pengembangan Benih Padi (Cihea), tiba-tiba kendaraan yang ditumpangi tim Inspektorat Daerah (Irda) Jabar dicegat aktivis buruh tani. Ada apa?

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Berlangsung hingga Februari 2018, Waspadai Cuaca Ekstrem

AWAS! Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang diprediksi masih akan terjadi hingga Februari 2018. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ahmad…

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Ini Nasib Buruh PT Ikon Garmindo

 BISA merasakan manisnya upah hasil keringat bekerja, sepertinya menjadi hal yang paling sulit bisa dirasakan ratusan buruh PT Ikon Garmindo, pabrik milik pengusaha asal Korea di Cianjur yang saat ini…

Kick Off 14 jam yang lalu

BCFL 2017, Makin Akhir Makin Panas

LUAR BIASA! Meski masih menyisakan satu laga, Bayu FC sudah memastikan diri sebagai Jawara Seri B Berita Cianjur Futsal League (BCFL) 2017. Perolehan poinnya sudah tak mungkin disalip para pesaingnya.

Bisnis Line 20 jam yang lalu

234 SC Lebarkan Sayap ke Selatan Cianjur

234 Solidarity Community (SC) yang terkenal sebagai Organisasi Massa (Ormas) terbesar di Cianjur, kini semakin fokus lebarkan sayapnya hingga ke pelosok Cianjur. Bertempat di Kecamatan Pasir Kuda, pada…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Pemda Kesulitan Atasi Lonjakan Harga Elpiji Bersubsidi

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur mengaku kesulitan mengatasi lonjakan harga elpiji bersubsidi (Gas ukuran 3 Kg) yang saat ini tengah terjadi di wilayah Cianjur.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Das Citarum Segera Dibersihkan

GIAT kerjabakti membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam waktu dekat akan digelar pihak TNI, menyusul adanya intruksi dari Pangdam III Siliwangi Jawa Barat.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Jelang Pemilu, Anggota Linmas Dapat Pembekalan

MENGANTISIPASI timbulnya konflik jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), 25 anggota Linmas Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang mendapat pembekalan.

Cianjur Euy 22 jam yang lalu

Gudang Biji Plastik Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

SEBUAH mesin pengolahan biji plastik di sebuah pabrik di Kampung Haurwangi RT 002/013, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi terbakar, Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 07.45 WIB. Tak ada korban jiwa dalam…