Senin, 19 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Hobi yang Menghasilkan Pundi-pundi Rupiah

Angga Purwanda

Kamis, 05 Januari 2017 - 23:53 WIB

Foto: Net/Ilustrasi
Foto: Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Mempunyai hobi tidak selalu berdampak negatif, tetapi ada juga hobi yang justru dapat menghasilkan pendapatan atau keuntungan bagi pelakunya. Satu di antaranya ialah hobi memelihara burung hias dan kicau.

Kebanyakan orang menggunakan hobi mereka sebagai sarana untuk melepas kepenatan, setelah lelah bekerja seharian. Namun, hal itu berbeda bagi Pepen (40).

Pria yang hobi memelihara burung ini memanfaatkannya sebagai peluang usaha yang cukup menguntungkan.

Dia mengawali bisnisnya sejak 4 tahun lalu, saat dirinya mulai serius menekuni hobi memelihara burung kicau.

"Awalnya saya membeli burung kenari seharga Rp 250 ribu. Dengan tekun memelihara dan memberi perawatan khusus, akhirnya burung tersebut dibeli orang, dan keuntungannya pun berlipat. Sejak itu saya berniat untuk menjadikan hobi ini sebagai tambahan usaha," ujar Pepen.

Sejak saat itu, dirinya mulai berbenah diri untuk menjadi seorang pengusaha burung dan mulai membeli berbagai jenis burung, seperti burung hias, burung kontes, dan lainnya.

Menurutnya, harga burung tidak dapat ditentukan, apalagi seperti burung yang sudah pernah menjuarai suatu kontes.

Untuk mendapatkan burung-burung yang akan diperjual belikan, dirinya dapat dari rekan-rekan sesama pehobi burung yang datang kepadanya untuk menjual burung mereka.

"Makin sering burung memenangkan kontes, akan makin mahal harga burung yang di tawarkan," jelas bapak dua anak itu.

Semenjak itu, dirinya mencoba membuka jasa jual beli dan hanya mengandalkan halaman rumahnya. Setelah berjalan cukup lama, akhirnya dirinya membuka kios burung di Jalan Raya Ciranjang, yang sederhana dan hanya terbuat dari triplek saja beratapkan seng.

"Peminat burung kicau cukup banyak sehingga pelanggan mulai berdatangan silih berganti ke kios. Berbagai orderan mulai berdatangan dan keuntungan pun mulai dirasakan. Per harinya saya bisa meraup keuntungan Rp 500 ribu," jelasnya.

Namun, jika burung yang dijualnya sering memenangkan suatu kontes dan ada sertifikatnya, keuntungannya akan lebih besar.

"Burung yang memiliki sertifikat juara kontes, seperti burung kenari, burung anis, dan love bird, bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga biasanya. Burung yang memiliki sertifikat bisa dijual hingga jutaan rupiah. Karena pehobi tidak pernah segan untuk membeli burung yang memang telah sering menjuarai kontes," ungkapnya.

Saat ini tidak hanya dapat membuka kios burung, namun dirinya mencoba untuk ternak beberapa jenis burung kicau yang memang mudah untuk diternakan, seperti kenari. Pepen mulai dari belajar perawatan dan cara ternak yang baik.

Burung kenari merupakan burung kicauan sekaligus burung hias yang sangat disukai dan diburu penggemarnya. Jenis burung itu tidak termasuk burung musiman, sehingga pangsa pasarnya tetap stabil dan menjanjikan.

"Jadi, saya lebih memilih untuk mencoba ternak kenari, karena pangsa pasarnya ada terus sehingga tidak takut untuk rugi. Burung jenis ini disukai karena bulunya yang cantik, namun sekarang lebih disukai karena kicauannya yang merdu dan bernada khas,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa kendala yang biasa ditemui oleh seorang pemula adalah pemilihan jenis kelamin yang sulit dilihat secara kasat mata. Kemudian proses adaptasi yang perlu kejelian dari pemilik.

Ditambahkan dirinya, selama ini melakukan pemasaran dengan door to door atau kenalannya yang memang pehobi burung juga. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 34 menit yang lalu

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 39 menit yang lalu

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.

Ragam 15/02/2018 01:59 WIB

Baladewa Entertaiment Fokus Kembangkan Budaya Sunda

Perkembangan seni dan budaya asing, kini sudah tidak terbendung lagi. Kesenian dan budaya khas daerah, semakin jarang diminati. Berangkat dari fakta yang ada, beberapa paguyuban kesenian daerah semakin…

Cianjur Euy 14/02/2018 21:35 WIB

Pemkab Cianjur Dorong Pembangunan Jalur Puncak II

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur kembali mendorong pelaksanaan pembangunan Jalur Puncak II, mengingat kondisi jalur puncak I yang rawan longsor dan dinilai tidak cukup menampung volume kendaraan…