Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Padi Percontohan Bisa Dijadikan Alternatif Baru Untuk Petani

Heri

Jumat, 06 Januari 2017 - 15:30 WIB

BC/Heri
BC/Heri
A A A

BERITACIANJUR.COM - Tanaman padi percontohan jenis Ciherang seluas kurang lebih enam ribu meter milik Distributor Pupuk Organik Cair PT Sayogi Investama Sajati (SIS)  yang menggunakan pola tanam Hazton dan Jajar Legowo di Kampung Sumur Sari,  Desa Mekarsari,  Kecamatan Cianjur.  Ternyata mampu memberikan hasil yang memuaskan di bandingkan pola tanam biasa yang umumnya digunakan masyarakat.

Hasil perhitungan petugas dari Kantor Cabang Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perkebunan Kecamatan Cianjur menunjukkan, dari 50 kilogram benih padi dengan menggunakan dua pola tanam tersebut mampu menghasilkan 6,7 ton per hektar. Lebih banyak 2 kwintal dari pola tanam yang digunakan petani sekitar, yakni rata-rata 6,5 ton per hektar.

“Benih padi yang digunakan di lahan ini hanya 50 kilogram dari maksimal dan hasilnya sangat bagus,” ujar Kepala KCD Pertanian Ketahanan Pangan dan Perkebunan Kecamatan Cianjur, Ajat Sudrajat, Kamis (5/1/2017).

Dijelaskannya, khusus untuk pola tanam Hazton, setelah dihitung rata-rata mampu menghasilkan 8 ton per hektar. Sedangkan untuk pola tanam Jajar Legowo hampir sama bagusnya dengan Hazton, yakni 7 ton per hektar.

“Hitungan ini berdasarkan sample yang kita ambil dari masing-masing pola tanam,” katanya.

Menurutnya, pola tanam yang bagus dengan hasil yang maksimal tentunya harus didukung kualitas benih, pemberian pupuk serta disesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada. “Kalau didukung oleh beberapa faktor tadi, tentunya padi yang dihasilkan akan banyak dan kualitasnya bagus,” tandasnya didampingi

Sementara itu Perwakilan PT Indo Acidatama selaku produsen pupuk organik cair Pomi dan BeKa, Taufiq, mengaku puas dengan hasil tanaman padi percontohan milik PT Sayogi Investama Sajati.

“Tanaman padi percontohan ini sejak dari awal tanam menggunakan pupuk organik jenis Pomi dan BeKa produksi kami, hasilnya sangat bagus dan tahan terhadap serangan hama. Kami hanya menggunakan sebanyak tujuh liter pupuk organik cair Pomi kuning dan tiga liter BeKa,” katanya.

Selain penggunaan pupuk organik, pola tanam yang tepat juga mempengaruhi terhadap hasil panen. Dari mulai tepat dosis, waktu, benih serta perlakukan, karena jika ada yang tidak tepat hasilnya tentu akan berbeda.

“Hasil dari pupuk organik buatan kami bisa dilihat, tidak ada terlihat batang padi yang roboh dan ini merupakan salah satu hasil kerja bakteri,” tandasnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?