Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Lahan Sawah Kering, Petani Harapkan Mesin Pompa

Misbah Hidayat

Rabu, 05 Agustus 2015 - 18:23 WIB

Net
Net
A A A

BERITACIANJUR.COM - Para petani di Kabupaten Cianjur mengharapkan bantuan mesin pompa air dari pemerintah untuk mengairi lahan pesawahannya. Pasalnya, musim kemarau yang masih berlangsung hingga saat ini telah mengakibatkan ratusan hektar lahan mengalami kekeringan karena kekurangan pasokan air.

 
Udin (55) asal Kec. Karangtengah, Kab. Cianjur mengaku saat ini sawah yang dikelolanya terus kekurangan air. Ia sendiri terpaksa menyewa mesin pompa kendati harus mengeluarkan biaya yang lumayan besar.

 
“Biayanya tinggi karena biaya sewanya dihitung per hari. Tapi kalau tidak dipaksakan tanaman padi saya bisa fuso semua,” tutur Udin kepada “BC” saat ditemui di lahan sawahnya, Selasa (4/8).

 
Karenanya, ia mengharapkan pemerintah memberikan bantuan pompa air untuk meringankan beban pengeluaran para petani. “Kalau ada bantuan sangat meringankan beban pengeluaran. Soalnya dengan sewa mesin sekarang itu, kami sudah cukup merugi dari segi keuangan,” tutur Udin diamini Hidayat, petani setempat lainnya.

 
Hidayat menambahkan, selain biaya sewa mesin, para petani juga harus mengeluarkan biaya harian untuk membeli bahan bakarnya. “Karenanya, kami sangat mengharapkan adanya bantuan mesin agar kami tidak semakin merugi,” harapnya.

 
Selain mengeringkan lahan pertanian, musim kemarau saat itu juga mengakibatkan ratusan Kepala Keluarga (KK) di dua desa, yaitu Desa Sindangraja dan Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

 
Kades Sindangraja, Suryana menuturkan, hampir setiap tahun daerahnya mengalami krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, kata kades, warganya kini hanya mengandalkan air sumur kendati semakin hari debit airnya terus menyusut.

 
“Kondisi ini rutin terjadi, karena air dari sumber mata air menipis. Warga terpaksa membeli air Rp5 ribu per galon untuk memenuhi air bersih," ujarnya.

 
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengaku telah sejumlah alat pompa air untuk mengatasi kekeringan akibat musim kemarau saat ini.

 
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan pinjaman pompa air kepada sejumlah desa yang yang mengalami kekeringan. “Saat ini sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur mulai mengalami kemarau, diantaranya wilayah Cianjur bagian timur seperti Kecamatan Sukaluyu, Ciranjang dan Haurwangi. Karenanya, kita prioritaskan dulu desa atau wilayah yang memang sangat membutuhkan. Saat ini keterbatasan alat yang dimiliki," ungkapnya. ***

 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.