Jumat, 23 Juni 2017 - Pukul 03:24

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

bad news

Kinerja KPK Selama 2016: OTT Terbesar Sepanjang Sejarah

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Senin 09 Januari 2017 | 17:30 WIB

Kinerja KPK Selama 2016: OTT Terbesar Sepanjang Sejarah

kliksaja.co

BERITACIANJUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) membeberkan pencapaiannya selama tahun 2016. Hasilnya: 96 penyelidikan, 99 penyidikan dan 77 penuntutan perkara korupsi sudah dilakukan oleh lembaga yang diketuai Agus Rahardjo tersebut.

 

Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, jumlah tersebut merupakan hasil dari pengungkapan kasus baru maupun sisa peninggalan era pimpinan KPK sebelumnya. Selain itu, KPK juga sudah mengeksekusi 81 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

 

“Lebih dari Rp 497,6 miliar  telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP (penerimaan negara bukan pajak, red) dari penanganan perkara tindak pidana korupsi,” ujar Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/1/2017).

 

Dari sekian banyak perkara yang ditangani lembaganya kata Basaria, tindak pidana korupsi yang paling banyak terjadi adalah penyuapan. Jumlahnya mencapai 79 perkara.

 

Sedangkan untuk kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang ditangani KPK ada 14 perkara. Sisanya adalah tiga kasus tindak pidana pencucian uang.

 

Mantan Perwira Tinggi Polri itu juga merinci kasus korupsi berdasar latar belakang pelakunya. Yakni yang melibatkan swasta sebanyak 26 perkara, legislator baik DPR ataupun DPRD sebanyak 23 perkara, birokrat  sebanyak 10 perkara, dan kepala daerah ataupun wakilnya sebanyak 8 perkara.

 

“Kegiatan OTT (operasi tangkap tangan) yang dilakukan pada tahun 2016 merupakan jumlah OTT terbanyak sepanjang sejarah KPK berdiri,” katanya.

 

Pada kesempatan itu, Basaria juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam mengungkap perkara korupsi yang terjadi.

 

“Serta respons cepat KPK dalam menindaklanjuti setiap laporan,” pungkas Basaria.

Komentar