Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 02:54

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Peningkatan Kualitas SDM, Masyarakat Desa Dididik Terampil Menjahit

Oleh: Apip Samlawi - Kamis 19 Januari 2017 | 14:30 WIB

Peningkatan Kualitas SDM, Masyarakat Desa Dididik Terampil Menjahit

Warga tampak antusias mengikuti pelatihan kursus menjahit yang di gelar PKBM Al Karimah, Selasa (17/1/2017) . (Foto : BC/Apip Samlawi)

BERITACIANJUR.COM - Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Karimah di Kampung Pasirgadung, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang tak dipungkiri turut menyumbang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat.

 

Kegiatan pelatihan yang di gelar setiap bulannya itu tidak pernah sepi dari keikutsertaan masyarakat. Bahkan warga dari desa tetanggapun antusias untuk ikut mengasah keterampilan yang di gelar PKBM Al Karimah, salah satunya keterampilan dalam menjahit.

 

Pimpinan PKBM Al Karimah, Iwan Ruswandi mengatakan, pelatihan ini diberikan untuk masyarakat ekonomi lemah. Peserta tidak hanaya warga setempat, tapi dari desa tetangga pun juga banyak yang ikut, antaralain desa Gunungsari dan desa Kertajaya.

 

Menurutnya, seluruh siswa yang mengikuti pendidikan menjahit tersebut, nantinya akan langsung disalurkan untuk bekerja di berbagai Industri garmen yang ada di Kecamatan Sukaluyu, Ciranjang, Haurwangi dan industri lainnya yang ada di Kabupaten Cianjur

 

“Ini merupakan salah satu kepedulian dari pemerintah Kabupataen Cianjur melalui program keterampilan masyarakat yang ekonominya lemah. Seluruh peserta didik nantinya akan disalurkan ke sejumlah industri di Cianjur,”ujar Iwan kepada BC, Selasa (17/1/2017).

 

Iwan mengungkapkan, setiap bulannya kegiatan pelatihan tidak pernah sepi, karena satu priodenya pendidikan keterampilan dan latihan menjahit dilakukan selama 2 bulan, dengan jadwal seminggu sekali, jumlah peseta maksimal 20 orang peserta didik.

 

“Kita berharap keberadaan PKBM Al-Karimah bisa terus maju dan membantu warga yang ekonominya lemah, sekaligus mendorong kesejahteraan mereka,”harapnya.

 

Sementara itu, salah seorang peserta kursus, Ai Fatimah (19) warga Desa Gunugsari merasa bersyukur  bisa mengikuti kursus menjahit di PKBM Al-Karimah, sehingga dia pun tidak menyianyiakan kesempatan yang baik menimba ilmu secara gratis itu.

 

“Ini kesempatan bagus, mengikuti pendidikan ini saya ingin merubah nasibseperti orang lain, bisa bekerja menjadi karyawati di pabrik Industri garment,”katanya.

 

Ai mengaku, sebelumnya ia pernah melamar bekerja ke salah satu Pabrik Garmen di Sukaluyu, tapi tidak diterima pihak perusahaan, karena tidak memiliki ijazah SMA juga  tidak memiliki keterampilan menjahit.

 

“Saudara saya yang sudah tamat belajar menjahit di PKBM Al-Karimah bisa diterima bekerja di salah satu garmen di Sukaluyu. Mudah-mudahan saya juga bisa seperti itu,”tandasnya. (nuk)

 

Komentar