Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sebanyak 96.391 Pelajar Menerima Bantuan

Bisri Mustofa

Kamis, 19 Januari 2017 - 16:30 WIB

Ratusan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tengah menunggu giliran pencairan bantuan melalui petugas kantor Pos Cianjur. (Foto : BC/Mustofa)
Ratusan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tengah menunggu giliran pencairan bantuan melalui petugas kantor Pos Cianjur. (Foto : BC/Mustofa)
A A A

Sepanjang 2016, Rp 82,6 Miliar Dana PKH Terserap

BERITACIANJUR.COM - Sepanjang tahun 2016, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang berhasil diserap di Kabupaten Cianjur mencapai  Rp 82,626.365.551,- (Delapan Puluh Dua Miliar Enam Ratus Dua Puluh Enam Juta Tiga Ratus Enam Puluh Lima Ribu Lima Ratus Lima Puluh Satu Rupiah). Uang miliaran tersebut diserap oleh Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 32 kecamatan, 360 desa/kelurahan.

Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Widiawan mengungkapkan, dalam pencairannya, dana PKH dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama sebesar Rp 33.342.643.750,-, tahap kedua Rp 13.728.866.250,- tahap ketiga Rp 13.754.271.250,- dan tahap keempat untuk reguler dan saturasi sebesar Rp 21.800.584.301,-.

“Ada beberapa kreteria penerima bantuan PKH Keluarga Penerima Manfaat (KPM), balita, ibu hamil dan pelajar,” kata Widiawan didampingi Koordinator Kabupaten (Korkab) UPPKH Erfin Widya Pranata, Rabu (18/1/2017).

Untuk KPM yang menerima bantun PKH menurut Widiawan jumlahnya mencapai 70.795, ibu hamil sebanyak 1.219 dan balita sebanyak 28.360. “Untuk pelajar mulai dari SD/SMP/SMA/SMK yang menerima PKH sebanyak 96.391 pelajar,” paparnya.

Para pelajar yang mendapatkan bantuanPKH tersebut merupakan pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Para pelajar tersebut menerima bantuan setiap triwulan denga perhitungan setiap bulannya.

Adapun rinciannya pelajar yang menerima bantuan PKH yakni pelajar SD sebanyak 53.244, SMP 30.985 dan SMA sebanyak 12.162. Para pelajar itu kata Widiawan tidak menutup kemungkinan juga menerima bantuan dari program lain. Karena bantua PKH sifatnya hanya membantu.

"Bantuan ini tidak serta merta begitu saja diberikan kepada pelajar, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya tingkat kehadiran para pelajar itu disekolahnya tidak boleh kurang dari 85 persen," kata Widiawan.

Menurut Widiawan, untuk pelajar tingkat SD setiap bulannya mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 112.500,- atau sebesar Rp 450 ribu per tahun. Sedangkan untuk tingkat SMP setiap bulannya mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 187.500,- atau sebesar Rp 750 ribu per tahun dan untuk tingkat SMA mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 250.000,- per bulan atau sebesar Rp 1.000.000,- per tahun.

"Kalau pembayarannya diberikan setiap triwulan kepada penerima. Nilainnya penuh tidak ada pengurangan dan hanya diperuntukkan buat kebutuhan pelajar, sepertii beli buku dan lainnya dan tidak diperkenankan untuk diluar kepentingan pelajar," paparnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.