Selasa, 19 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Sebanyak 96.391 Pelajar Menerima Bantuan

Bisri Mustofa

Kamis, 19 Januari 2017 - 16:30 WIB

Ratusan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tengah menunggu giliran pencairan bantuan melalui petugas kantor Pos Cianjur. (Foto : BC/Mustofa)
Ratusan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tengah menunggu giliran pencairan bantuan melalui petugas kantor Pos Cianjur. (Foto : BC/Mustofa)
A A A

Sepanjang 2016, Rp 82,6 Miliar Dana PKH Terserap

BERITACIANJUR.COM - Sepanjang tahun 2016, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang berhasil diserap di Kabupaten Cianjur mencapai  Rp 82,626.365.551,- (Delapan Puluh Dua Miliar Enam Ratus Dua Puluh Enam Juta Tiga Ratus Enam Puluh Lima Ribu Lima Ratus Lima Puluh Satu Rupiah). Uang miliaran tersebut diserap oleh Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 32 kecamatan, 360 desa/kelurahan.

Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Widiawan mengungkapkan, dalam pencairannya, dana PKH dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama sebesar Rp 33.342.643.750,-, tahap kedua Rp 13.728.866.250,- tahap ketiga Rp 13.754.271.250,- dan tahap keempat untuk reguler dan saturasi sebesar Rp 21.800.584.301,-.

“Ada beberapa kreteria penerima bantuan PKH Keluarga Penerima Manfaat (KPM), balita, ibu hamil dan pelajar,” kata Widiawan didampingi Koordinator Kabupaten (Korkab) UPPKH Erfin Widya Pranata, Rabu (18/1/2017).

Untuk KPM yang menerima bantun PKH menurut Widiawan jumlahnya mencapai 70.795, ibu hamil sebanyak 1.219 dan balita sebanyak 28.360. “Untuk pelajar mulai dari SD/SMP/SMA/SMK yang menerima PKH sebanyak 96.391 pelajar,” paparnya.

Para pelajar yang mendapatkan bantuanPKH tersebut merupakan pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Para pelajar tersebut menerima bantuan setiap triwulan denga perhitungan setiap bulannya.

Adapun rinciannya pelajar yang menerima bantuan PKH yakni pelajar SD sebanyak 53.244, SMP 30.985 dan SMA sebanyak 12.162. Para pelajar itu kata Widiawan tidak menutup kemungkinan juga menerima bantuan dari program lain. Karena bantua PKH sifatnya hanya membantu.

"Bantuan ini tidak serta merta begitu saja diberikan kepada pelajar, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya tingkat kehadiran para pelajar itu disekolahnya tidak boleh kurang dari 85 persen," kata Widiawan.

Menurut Widiawan, untuk pelajar tingkat SD setiap bulannya mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 112.500,- atau sebesar Rp 450 ribu per tahun. Sedangkan untuk tingkat SMP setiap bulannya mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 187.500,- atau sebesar Rp 750 ribu per tahun dan untuk tingkat SMA mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp 250.000,- per bulan atau sebesar Rp 1.000.000,- per tahun.

"Kalau pembayarannya diberikan setiap triwulan kepada penerima. Nilainnya penuh tidak ada pengurangan dan hanya diperuntukkan buat kebutuhan pelajar, sepertii beli buku dan lainnya dan tidak diperkenankan untuk diluar kepentingan pelajar," paparnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?