Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemdes Sukatani Dorong Taman Rekreasi Baru

Rikki Yusup

Rabu, 02 September 2015 - 12:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, PACET – Desa Sukatani Kecamatan Pacet  berencana akan menyewakan tanah kas desa (tkd) yang dimilikinya untuk kepentingan masyarakat. Saat ini lahan daratan seluas puluhan hektar itu digadang-gadang agar dipergunakan untuk taman rekreasi.

Saat ini, lahan TKD Sukatani itu dimanfaatkan oleh perusahaan peternakan berskala nasional. Namun akan memasuki habis masa kontraknya jelang pergantian tahun ini.

“Jadi itukan sudah dikontrakkan sejak 15 tahun silam sehingga masa berakhirnya tahun ini. Tidak berapa lagi akan segera habis sehingga kita sedang berupaya untuk tawarkan ke pihak lain,” kata Kepala Desa Sukatani, Udin Sanusi Yandi.

Udin menambahkan, pihaknya tidak akan menghalangi jika ada rencana dari pemilik peternakan untuk memperpanjang masa kontrak. Namun waktunya yang mendesak membuat pihaknya mengambil inisiatif untuk alternatif lain. Tujuannya agar TKD itu tidak menganggur karena hasil yang didapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini sudah ada tawaran dari pengusaha taman rekreasi yang rencana membangun untuk beragam sarana pariwisata. Kalau itu menjadi kenyataan tentu akan sangat membantu namun kita juga tidak halangi jika  pemilik peternakan akan memperpanjang. Kita lihat saja nanti kenyataannya,” pungkasnya. (red)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.