Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:47

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Jumat 20 Januari 2017 | 21:27 WIB

4 Nyamuk Sumber Penyakit di Indonesia

Ilustrasi nyamuk. (Foto : Shutterstock/mycteria)

BERITACIANJUR.COM - Nyamuk tercatat sebagai salah satu hewan paling mematikan di dunia dengan jumlah korban melayang hingga 2 juta jiwa per tahun.

 

Binatang ini kerap dimusuhi oleh manusia karena ‘mengundang’ datangnya penyakit. Dari yang ringan, hingga yang mematikan.

 

Dikutip dari laman klikdokter, Jumat (20/1/2017), berikut beberapa jenis nyamuk penyebab penyakit yang ada di Indonesia:

 

1. Aedes aegypti

Aedes aegypti adalah jenis nyamuk yang dapat mencetuskan penyakit demam berdarah. Tak hanya itu, nyamuk ini juga dapat menyebabkan penyakit demam kuning, chikungunya dan zika.

 

Nyamuk ini memiliki ciri bewarna hitam kecokelatan, ditutupi sisik dengan garis-garis putih keperakan. Selain itu cirri khas lainnya adalah garis vertikal di bagian punggung sisi kiri dan kanan.

 

Penularan penyakit dilakukan oleh nyamuk Aedes aegypti betina. Sebab nyamuk betina menghisap darah sebagai asupan nutrisi untuk memproduksi telur.

 

Nyamuk ini aktif di pagi hingga siang hari, serta lebih senang berdiam di tempat yang banyak airnya –seperti tempat penampungan air, toilet, kolam renang dan lainnya.

 

2. Aedes albopictus

Hampir sama dengan aedes agypti, nyamuk aedes albopictus juga dapat membawa virus dengue, penyakit demam kuning dan demam chikungunya. Nyamuk aedes albopictus lebih aktif daripada nyamu aedes aegypti, karena beraktivitas dari pagi hingga sore hari. Nyamuk jenis ini lebih banyak tinggal di daerah perkebunan dan hutan.

 

3. Anopheles

Anopheles merupakan nyamuk yang dapat menyebarkan parasit penyebab malaria, seperti Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodiym ovale dan Plasmodium malariae. Nyamuk ini tinggal di daerah rawa maupun saluran air, dan aktif di malam hari. 

 

4. Culex fatiqans

Culex fatiqans merupakan nyamuk perantara penyakit gajah (filariasis). Karena nyamuk ini dapat membawa parasits cacing Wuchereria bancrofti. Jika daah Anda dihisap nyamuk culex, maka bibit cacing filariasis tersebut dapat terbawa dan ditularkan pada Anda. Jenis nyamuk ini aktif menghisap darah di malam hari.

 

Jika ingin terhindar dari ancaman nyamuk di atas ataupun jenis nyamuk lainnya, Anda dapat menggunakan losion antinyamuk. Anda pun bisa memasang kasa antinyamuk pada jendela/ventilasi, atau menanam tanaman yang dapat secara alami mengusir nyamuk –seperti sereh, lavender, atau geranium.

 

Pastikan juga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda terjaga, ya! Ingat, meski kecil, nyamuk bisa menyebabkan masalah kesehatan yang besar.

Komentar