Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:31

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Tertantang Jalani Profesi Dokter Hewan

Oleh: Heri - Senin 23 Januari 2017 | 10:47 WIB

Tertantang Jalani Profesi Dokter Hewan

drh. Dwida Agustina Suherman - Dokter Hewan

BERITACIANJUR.COM - Menjalani profesi sebagai seorang dokter hewan, menjadi tantangan tersendiri bagi drh. Dwida Agustina Suherman. Berbeda dengan mengobati manusia, ketika menangani penyakit yang dialami hewan peliharaan dituntut untuk lebih teliti melihat gejala-gejalanya untuk mendeteksi penyakitnya.

 

“Kalau menangani pasien manusia ketika ditanya sakitnya apa, pasti bisa tinggal ngomong. Beda lagi dengan hewan, kita akan tahu penyakitnya dari gejala yang muncul dan ini menjadi tantangan bagi saya,” ujar Dwida, kepada “BC”, Minggu (22/1/2017) kemarin.

 

Contohnya, jika ingin mengetahui kucing peliharaan menderita cacingan gejalanya bisa dilihat dari bulu yang kusam, mata agak belekan dan terdapat lendir putih ketika di cek suhu badannya. “Saya tertarik menjadi dokter hewan karena jarang yang memilih profesi ini, apalagi dirumah saya juga memelihara kucing dan kelinci,” katanya.

 

Jebolan Insitut Pertanian Bogor (IPB) ini, mengawali karirnya menjadi dokter hewan di Cianjur dengan status tenaga honorer sejak tahun 2013 dan sekarang bertugas di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Cipanas. “Bagi saya, ciri-ciri orang yang sayang hewan biasanya penyayang,” tandasnya.

Komentar