Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Desa Nagrak Komitmen Pertahankan Pembangunan Pertanian

Rustandi Zaelani

Selasa, 24 Januari 2017 - 16:30 WIB

BC/Rustandi
BC/Rustandi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Siapa yang tidak kenal dengan daerah Nagrak di Cianjur. Bicara soal Nagrak, semua pasti bermuara ke masalah beras asli Cianjur, Pandanwangi. Maklum, sejak cianjur belum memasuki tatanan pemerintahan modern seperti sekarang, Nagrak sudah memposisikan diri sebagai daerah penghasil pandanwangi paling ngetop.

Kepala Desa Nagrak Dadan Buldan, mengakui, slogan daerah penghasil beras pandanwangi untuk daerahnya, telah membantu pemerintahan desa berkomitmen mempertahankan pembangunan di sektor pertanian, sebagai program utama pembangunan desa saat ini dan kedepan.

“Kita yakin dengan mempertahankan pembangunan di bidang pertanian, akan mendongkrak indek ekonomi masyarakat desa. Apalagi, Bupati telah mengarahkan pembangunan agar berbasis pada nilai keraifan lokal,” kata Dadan, saat dihubungi harian berita cianjur, belum lama ini.

Dadan menegaskan, pembangunan lainnya yang sedang dijalankan sekarang, dilaksanakan dengan harapan dapat meningkatkan akselerasi pertanian yang dilaksanakan masyarakat. Semisalnya, pembangunan infrastruktur jalan, diharapkan dapat mempermudah petani menjual hasil pertanian mereka.

“Pembangunan irigasi, dilakukan percepatan agar kebutuhan air untuk areal pesawahan khusunya pandanwangi, tetap tersedia meski di musim kemarau. Semua pembangunan itu, dikelola dengan baik dan melibatkan semua steakholder di Desa Nagrak,”tambahnya.

Dadan membeberkan, sektor pertanian akan jadi bantalan ekonomi Desa Nagrak, karena bermura pada tatanan swasembada pangan dan Desa pertanian unggulan di Kabupaten Cianjur. Targetan itu, akan terus diupayakan agar bisa terealisasi.

Saefudin, salah seorang petani padi di Desa Nagrak, mengakui keterlibatan desa dalam menciptakan pertanian terpadu dan unggulan, sangat besar. Desa selalu membuka akses lebih luas terhadap saran masyarakat dalam mengembangkan desa pertanian terpadu.

“Tentu sebagai petani kita sangat mendukung langkah yang diambikl desa. Apalagi, ini menyangkut keberhasilan pertanian terpadu di Desa Nagrak Cianjur,” tandasnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.