Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:39

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

Waspada, Maag yang Tidak Diobati Bisa Berakibat Fatal!

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Kamis 26 Januari 2017 | 19:00 WIB

Waspada, Maag yang Tidak Diobati Bisa Berakibat Fatal!

Ilustrasi sakit maag. (istock)

BERITACIANJUR.COM - Penyakit maag merupakan iritasi atau radang pada lapisan dinding lambung.

 

Dilansir dari laman klikdokter, Kamis (26/1/2017), angka kejadian maag di Indonesia mencapai 40.8% pada tahun 2012. Setiap tahun, 26% dari populasi dewasa mengeluhkan gejala maag dan 10% di antaranya merasakan nyeri ulu hati setiap hari. Hal ini membuat mag mulai dianggap sebagai kondisi yang umum dan tidak lagi mendapat perhatian yang sepatutnya.

 

Maag itu sendiri merupakan iritasi atau radang pada lapisan dinding lambung. Maag akut adalah proses radang akut pada dinding lambung. Sedangkan maag kronis didefinisikan sebagai perubahan dinding lambung karena iritasi yang terus menerus.

 

Maag akut biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya karena kebiasaan merokok, makan tidak teratur, dan konsumsi alkohol. Bila dibiarkan dapat berlanjut menjadi maag kronis atau bahkan disertai kondisi lain.

 

Maag yang tidak diobati dapat memicu terjadinya GERD. Selain itu, penyakit lain yang juga bisa terjadi adalah penyakit asam lambung, infeksi bakteri, tukak lambung, hingga kanker.


Cara yang paling sederhana mengatasi mag adalah mencari pemicu seperti stres, pola makan tidak teratur, konsumsi alkohol, atau merokok. Usahakan mengubah gaya hidup yang memiliki kemungkinan memicu kambuhnya mag. Jika mengubah gaya hidup belum bisa menghilangkan gejala maag, maka diperlukan terapi obat-obatan untuk menanganinya.

Komentar