Sabtu, 21 Oktober 2017 - Pukul 08:03

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

politik pemerintahan

Partai Demokrat Bangun Perguruan Tinggi

Oleh: Maharaya Akbar - Rabu 02 September 2015 | 12:24 WIB

Partai Demokrat Bangun Perguruan Tinggi

hinca panjaitan/

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Partai Demokrat tengah membangun sebuah institut untuk pendidikan politik kadernya. Lembaga ini akan dibangun di Jakarta. Tak hanya kader, setiap calon pemimpin daerah dari Demokrat akan digembleng di institut ini.

 

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan berharap, lewat institut ini nantinya akan muncul kader-kader terbaik."Kami tidak ada sekolah kayak partai tetangga. Tetapi kami punya institut sendiri. Institut pembangunan dan demokrasi namanya. Sedang kami bangun infrastrukturnya. Kurikulumnya lengkap, tinggal jalan. Itu untuk kader internal. Jadi semua kader utama Partai Demokrat, bisa dikirim atau dilepas di legislatif atau di eksekutif," papar Hinca di Cipanas, belum lama ini.


Dalam kesempatan itu, Hinca membantah pendidikan politik untuk calon pemimpin daerah yang dilakukan saat ini kurang maksimal. Terutama soal waktu. "Bagi kami yang penting bukan soal lamanya. Jadi kalau ada kata, pendidikan itu enggak harus setahun, dua tahun kayak sekolah. Pendidikan itu bisa singkat. Tapi masuk itu pesannya," ungkapnya. (net)

 

Komentar