Sabtu, 18 Nopember 2017 - Pukul 20:57

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?
Kang Anton

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?

FAKTA atau sekelumit masalah yang pernah terangkum di Berita Cianjur, menjadi perhatian bahkan membuat bingung masyarakat Cianjur. Pemimpinnya ada, tapi masalahnya seolah…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

bad news

Awasi Miras, Trantibum Cipanas Patroli Warung Jamu

Oleh: Heri Febriyanto - Rabu 01 Pebruari 2017 | 15:00 WIB

Awasi Miras, Trantibum Cipanas Patroli Warung Jamu

Satpol PP Kecamatan Cipanas aktif melakukan patroli ke sejumlah warung jamu yang di sinyalir menjual minuman keras (miras). (Foto : BC/Heri Febriyanto)

BERITACIANJUR.COM - Sebagai daerah tujuan wisata dengan udara yang sejuk, menjadikan Cipanas rentan terhadap peredaran minuman keras (miras). Guna mengantisipasinya, Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum)  Kecamatan Cipanas,  terus mengawasi ketat diperjual belikannya miras di warung jamu.

 

Fungsional Pol PP Kecamatan Cipanas, Holis SE menegaskan, meski pemilik warung jamu mencari akal bagaimana menjual miras, pihaknya tidak mau kalah dengan secara rutin melakukan patroli.

 

"Mungkin sekarang mereka sudah punya taktik dengan tidak menyimpan miras di kios, tapi kami tetal akan rutin patroli," ujarnya kepada "BC", Selasa (31/1/2017).

 

Pengawasan yang dilakukan, bertujuan agar peredaran miras di wilayah Cipanas bisa berkurang.  Terlebih dari pendataan sementara, terdapat sedikitnya 15 warung jamu yang beroperasi.

 

"Meski tidak semua, namun ada ada sebagian yang mungkin menjual miras dengan bebas," katanya.

 

Dikatakannya,  meski sampai saat ini belum ada kasus hingga korban keracunan massal akibat miras. Namun upaya antisipasi wajib dilakukan untuk menghindari kejadian tersebut.

 

"Justru dengan adanya patroli rutin ini, kami bisa mengingatkan kembali kewaspadaan RT/RW dan desa agar selalu pro aktif," tandasnya.

Komentar