Kamis, 20 September 2018 | Cianjur, Indonesia

Kemenkop UKM RI Targetkan 1.000 Akta Koperasi Baru di 2017

Bisri Mustofa

Senin, 06 Februari 2017 - 12:30 WIB

Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) Tin Tin Rustiani (kedua dari kiri-red) tengah memberikan penyuluhan pada rapat pra koperasi yang dilaksanakan sebelum pendirian koperasi. (Foto : Istimewa).
Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) Tin Tin Rustiani (kedua dari kiri-red) tengah memberikan penyuluhan pada rapat pra koperasi yang dilaksanakan sebelum pendirian koperasi. (Foto : Istimewa).
A A A

Pemda Diminta Selektif Keluarkan Rekomendasi

BERITACIANJUR.COM - Pemerintah Daerah diharapkan lebih selektif dalam memberikan rekomendasi supaya koperasi yang berkualitas yang akan disahkan oleh Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menangah (Kemenkop UKM RI). Hal itu menyusul adanya target dari Kemenkop UKM RI pada tahun 2017 yang ingin 1.000 akta pendirian koperasi diterbitkan bagi pengusaha mikro di tanah air.

"Target 2017, kami bantu para UMK 1.000 buah ini yang harus kita lakukan," ujar Deputi Bidang Kelembagaan, Kemenkop UKM RI, Meliadi Sembiring sebagaimana dilansir pikiran-rakyat.com. 

Meliadi mengaku, akan melakukan sejumlah langkah untuk mempercepat proses realisasi. Dalam waktu dekat, dia akan menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait yang memiliki kelompok masyarakat binaan di bidang usaha produktif, di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

"Dilakukan juga koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM daerah. Kita harapkan bisa berjalan baik," kata Meliadi. 

Dia menjelaskan, program fasilitasi pembuatan akta pendirian koperasi bagi pengusaha mikro telah dilaksanakan pada 2015. Hal itu berdasarkan nota kesepahaman bersama antara Menkop UKM dan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia pada 21 November 2014. 

Tahun 2017, kata Meliadi, telah disahkan akta pendirian koperasi baru sebanyak 308 koperasi, sedangkan yang sedang dalam proses sebanyak 73 koperasi. Untuk biaya pembuatan per akta sebesar Rp 2,5 juta yang merupakan dana subsidi dari pemerintah untuk dibayar kepada notaris.

"Khusus untuk bantuan pemerintah mekanismenya kami kasih ke koperasi dan koperasi bayar ke notaris," ujar Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi, Niniek Agustini.

Dia menerangkan, tujuan program fasilitasi pembuatan akta pendirian koperasi untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya pengusaha mikro dalam rangka pendirian koperasi dan memberikan bantuan bagi pengusaha mikro dalam pembuatan akta pendirian koperasi oleh notaris pembuat akta koperasi.

"Selain itu, untuk membantu para pelaku usaha mikro agar mempunyai kepastian hukum dalam bentuk badan hukum koperasi," kata Niniek. Dengan online ini, Niniek mengaku, dilemanya tidak bisa menolak pihak-pihak yang hendak mendirikan koperasi. Secara prosedural, pihaknya baru akan mengesahkan ketika semua persyaratan terpenuhi. 

Untuk menjaga kualitas sekaligus pengawasan koperasi yang akan disahkan, pihaknya melibatkan dinas terkait di daerah masing-masing. Menurut dia, dinas berwenang memberikan surat pengantar setelah dinilai layak untuk mendapat pengesahan dari Kemenkop.

Kemenkop dan UKM pada 2016 juga telah meluncurkan layanan online Sistem Administrasi Badan Hukum Koperasi (Sisminbhkop). Dengan sistem ini, ungkap Niniek, layanan terhadap masyarakat dapat ditingkatkan karena dibuat cukup sederhana. "Hingga akhir Januari 2017 atau kurang dari 9 bulan setelah peluncuran telah dikeluarkan surat keputusan pengesahan akta pendirian 1.992 koperasi, dengan rata-rata waktu pemrosesan kurang lebih dua hari," ujarnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…