Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

BPJS Ketenagakerjaan Cianjur Keluarkan Klaim Rp29 Miliar

Bisri Mustofa

Senin, 06 Februari 2017 - 13:00 WIB

A A A

BERITACIANJUR.COM - Hingga awal tahun ini, uang dana klaim peserta sebesar Rp 29 miliar telah dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cianjur. Proses pencairannya klaim jaminan hari tua dan kecelakaan kerja, dianggap mudah tanpa ada proses sulit jika persyaratan klaim telah lengkap.

         
Kepala Kantor Cabang Pelayanan (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Cianjur, Joko Sundoro, mengungkapkan. sepanjang tahun 2016, terdapat 6.954 klim dari peserta, dengan nilai uang sekitar Rp 29 miliar. Klaim tersebut terdiri dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jamihan hari tua.

         
"Untuk jaminan kecelakaan kerja ada 78 kasus dengan nilai uang yang dikeluarkan Rp 3,2 miliar, jaminan hari tua sebanyak 6837 klaim dengan nominal uang Rp 25.834.056.670 dan jaminan kematian sebanyak 39 kasus dengan uang yang dikeluarkan sebesar Rp 1,485 miliar," kata Joko sebagaimana dilansir antarajabar.com.

Dia menuturkan, klaim jaminan kecelakaan, kematian dan hari tua yang selama ini dikeluhkan tidak sulit dan cepat jika persyaratan yang diminta telah lengkap, proses pencariannya paling lama tujuh hari telah selesai."Tidak akan lama, paling lambat seminggu, kalau yang lama biasanya dalam pelengkapan pesyaratan klaim," katanya.

Dia megungkapkan, untuk dapat mencairkan dana jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan diperlukan identitas diri serta pelaporan dari perusahaan, seperti paklaring, keterangan kecelakaan kerja, hingga surat keterangan kematian.
         

Sedangkan terkait peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga awal tahun 2017, ungkap Joko, baru terdiri dari 366 perusahaan dengan jumlah peserta 33.821 tenaga kerja. Masih rendahnya kesadaran perusahaan dan karyawan untuk bergabung dalam BPJS menjadi faktor utama, meskipun sanksi tegas akan dijatuhkan terhadap perusahaan yang tidak mendaftarkan karyawan dalam BPJS Ketenagakerjaan.

"Catatan kami di Cianjur terdapat 828 perusahaan dengan tenaga kerja yang ada sebanyak 59 ribu orang, namun yang sudah terdafar menjadi anggota sebanyak 33.821 tenaga kerja, dimana jumlah tersebut masih tergolong rendah," katanya.

Tahun ini, tambah dia, pihaknya menargetkan 15 ribu tenaga kerja dari 278 perusahaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan."Kalau dilihat dari jumlah tenaga kerja belum tercapai, tapi yang terpenting bukan kuantitas melainkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan yang diberikan," katanya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 20 jam yang lalu

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 20 jam yang lalu

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…