Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:50

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

Duh, Minum Kopi di Pagi Hari Dapat Timbulkan Berbagai Penyakit

Oleh: Rifqi Dahwan Aziz - Selasa 07 Pebruari 2017 | 06:00 WIB

Duh, Minum Kopi di Pagi Hari Dapat Timbulkan Berbagai Penyakit

Net/Ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Bagi para pecinta kopi, minum kopi di pagi hari dapat menjadi mood booster yang baik untuk memulai aktivitas seharian. Namun, sayangnya secara medis pagi hari bukanlah waktu yang tepat untuk minum kopi.

 

Saat seseorang bangun tidur di pagi hari, hormon kortisol di dalam tubuh berada dalam kadar yang tinggi. Hormon kortisol merupakan hormon yang berfungsi untuk menyediakan energi yang digunakan saat beraktivitas, mengendalikan stres, dan meningkatkan daya tahan tubuh, sebagaimana dikutip dari laman klikdokter.com, Selasa (7/2/2017).

 

Hormon kortisol yang tinggi di pagi hari juga berperan sebagai mood booster alami. Jadi, sebenarnya tubuh Anda sudah memiliki sistem yang dapat meningkatkan mood tanpa harus mengonsumsi kopi terlebih dahulu.

 

Lalu apa yang sebenarnya dilakukan kopi pada tubuh Anda di pagi hari? Kafein, zat yang terkandung di dalam kopi justru dapat mengganggu tubuh dalam memproduksi hormon kortisol.

 

Mengonsumsi kafein di pagi hari akan menyebabkan kadar hormon kortisol lebih rendah dari yang seharusnya. Akibatnya, tubuh akan mengalami ketergantungan terhadap kafein. Sementara itu, kortisol (mood booster) yang alami akan semakin menurun kadarnya di dalam darah.

 

Kortisol sendiri sebenarnya diproduksi terus menerus oleh tubuh kita, tetapi kortisol berada dalam kadar yang sangat tinggi pada jam-jam tertentu. Pada saat itulah minum kopi atau minuman berkafein lainnya sebaiknya dihindari.

 

Waktu terbaik minum kopi adalah saat kortisol dalam tubuh ada dalam kadar terendah, yakni sekitar pukul 9.30- 11.30, pukul 14.00- 16.00, atau di malam hari.

 

Bila dikonsumsi pada waktu yang tepat, kopi dapat memberi banyak manfaat bagi tubuh, khususnya mencegah berbagai penyakit. Misalnya: meningkatkan konsentrasi, menjaga kesehatan hati, membantu mencegah diabetes, dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Komentar