Minggu, 17 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Demi Ketemu Komjen Buwas, Pria Ini Jalan Kaki Sejauh 549,5 Km

Kliksaja.co

Jumat, 10 Februari 2017 - 19:30 WIB

A A A

BERITACIANJUR.COM - Namanya Agus Suwarno. Usia 69 tahun. Asal Jepara, Jawa Tengah. Dua pekan dia berjalan kaki. Tujuannya, bertemu Buwas.

Ya, Agus sudah menempuh jarak 549,5 kilometer. Dua pekan dia berjalan kaki dari dari desanya, di Dukuh Randu Sari, Jepara menuju Jakarta.

Tujuannya untuk bertemu Kepala BNN, Komjen Budi Waseso. Dalam rilis Humas BNN, Agus menyatakan ingin menghabiskan sisa umurnya untuk mengkampanyekan bahaya narkoba. 

Di ruang tunggu, Agus menceritakan kisahnya hingga akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang dari Jepara ke Jakarta, mulai tanggal 23 Januari tengah hari hingga 8 Februari tengah malam. 

Wajah gembira saat Agus Suwarno terlihat saat Kepala BNN, Budi Waseso menerima kehadirannya di lobby BNN, Kamis (9/2/17). 

Agus pun langsung berjabat tangan erat. Setelah itu, ia mendapatkan sebuah apresiasi berupa pin bertuliskan “Penggiat Anti Narkoba” yang ditempelkan langsung oleh Kepala BNN.  

Dalam pertemuan singkat ini, Agus yang pernah menjadi kuli panggul di Tanjung Priok, ini menyampaikan aspirasinya yaitu tentang permintaan pembangunan kantor BNN Kabupaten di daerahnya. 

Menurut Agus, persoalan narkoba di daerahnya sangat mengkhawatirkan. Ia menuturkan, di daerahnya, ada seorang pelajar SD yang mengalami mabuk setelah menyantap pisang goreng yang ternyata telah dicampuri dengan narkoba.

 Ia juga merasakan betapa banyaknya pemberitaan tentang narkoba di media massa, sehingga membuat hati Agus tergerak untuk melakukan aksi nyata menangkal ancaman narkoba. 

Di hadapan pimpinan BNN, Agus menyampaikan harapan keduanya. Yaitu ingin mendapatkan ijin untuk bisa keluar masuk sekolah dalam rangka memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada para pelajar. 

“Harapan besar tentu saya ingin agar generasi muda saat ini, sama sekali tidak mengenal narkoba sehingga tidak terjerumus”, ungkap Agus di hadapan media yang meliputnya. 

Kepada Buwas, Agus juga menyampaikan bahwa aksi nyata menangkal ancaman narkoba sudah ia rintis di desanya. 

Bersama dengan jajaran di desanya, ia telah membangun relawan pemberantas narkoba demi menciptakan kawasan kampungnya agar terbebas dari jeratan narkoba. 

Menanggapi perjuangan tersebut, Kepala BNN memberikan apresiasi yang tinggi. Jenderal bintang tiga ini mengatakan bahwa upaya penanggulangan narkoba memang harus dimulai dari sendiri.

Komjen Buwas menilai, bahwa apa yang dilakukan oleh Agus dari Jepara ini merupakan sebuah langkah yang nyata dalam mendukung upaya penanggulangan narkoba. 

Usai pertemuan dengan Kepala BNN, Agus mengisahkan banyak kenangan yang ia dapatkan ketika melakukan perjalanan. 

Di Brebes, ia mengaku dicegat oleh seseorang yang turun dari sebuah mobil berplat Jakarta. Ia ingat betul, pria misterius ini menawarkan uang sebesar Rp 10 juta asal ia  tidak melanjutkan perjalannya ke Jakarta dan diminta kembali ke Jepara. 

Namun Agus mengaku tidak tertarik dengan tekanan seperti itu. Dia tetap pada komitmennya untuk melanjutkan perjalanan hingga ke Jakarta. 

Kejadian yang ia nilai berkesan juga ia alami ketika ia menginjakkan langkah di kota Bekasi. Di sana, ia sempat dikejar oleh seorang pelajar SMA dan mengajaknya wawancara. 

Saat wawancara tersebut, ia ditanyakan tentang motivasi utama berjalan kali sejauh ratusan kilometer untuk bertemu dengan Kepala BNN. 

Kepada anak SMA tersebut, ia mengatakan bahwa apa yang ia lakukan adalah sebagai wujud kampanye anti narkoba.

Harapannya, agar apa yang ia lakukan bisa menjadi jadi inspirasi bagi anak negeri lainnya untuk melakukan hal-hal yang konkret dalam upaya mencegah dan juga memberantas narkoba di Indonesia. 

Kesadaran akan upaya mencegah narkoba pada dasarnya sudah muncul saat dirinya berkeliling Asean pada tahun 2006 silam. 

Saat itu, ia membawa misi perdamaian sambil mengkampanyekan bahaya narkoba. Upaya ini juga tidak lepas dari peran BNN. 

Pada waktu sebelum melakukan perjalanan keliling Asean dengan mengendarai sepeda, ia mendapatkan arahan dari BNN tentang pentingnya menyampaikan pesan bahaya narkoba pada masyarakat Asean. 

Pada tahun 2016 lalu, Agus sempat mengalami masalah kesehatan yang cukup serius. Ia terkena masalah di bagian syaraf sehingga selama satu tahun tidak bisa bergerak. 

Saat sakit, ia sempat mengucapkan nazar, apabila ia sembuh ia akan berangkat ke Jakarta dengan berjalan kaki untuk menemui Kepala BNN. 

Rupanya doa yang ia panjatkan terkabul. Saat merasa pulih ia mulai berlatih jalan kaki setiap pagi berkilo-kilo meter jauhnya. 

Dalam kondisi yang sebenarnya dilarang oleh dokter untuk berjalan kaki dengan jarak yang sangat jauh, akhirnya Agus tetap pada tekadnya, yaitu bertemu dengan Kepala BNN.

Dia ingin menyampaikan aspirasi penting tentang pentingnya menangkal bahaya narkoba. Kini impiannya telah jadi kenyataan. 

Ke depan ia berjanji untuk terus melanjutkan perjuangannya memberikan pencerahan pada masyarakat agar menjauhi narkoba. (Humas BNN)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 4 jam yang lalu

Ratusan Preman dan Brandal Motor Terjaring Razia Cipta Kondisi

RATUSAN preman dan berandalan bermotor berhasil diamankan dalam Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur, Sabtu (16/12/2017) hingga Minggu (17/12/2017) dini…

Cianjur Euy 16/12/2017 19:15 WIB

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Selokan

SESOSOK mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan disebuah selokan di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Sabtu (16/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.`

Cianjur Euy 16/12/2017 19:11 WIB

Polsek Cikalongkulon Amankan Puluhan Liter Bahan Baku dan Miras Oplosan

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Cikalongkulon menggelar razia ke sejumlah warung atau depot jamu yang diduga menjual minuman keras (miras) di wilayah itu, Jumat (15/12/2017).

Cianjur Euy 16/12/2017 19:09 WIB

BPBD Cianjur Pastikan Aman Pasca Terjadinya Gempa

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak gempa dalam kondisi aman.

Aktualita 16/12/2017 01:23 WIB

Gempa Kedua Berpotensi Tsunami, Ini Daerah-daerah yang Diguncang Gempa

TAK hanya di Cianjur dan daerah lainnya di Jawa Barat, namun guncangan gempa pun dirasakan warga di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Aceh, Jumat (15/12/2017) malam.

Aktualita 16/12/2017 00:21 WIB

Gempa Guncang Cianjur dan Sekitarnya, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

WARGA Cianjur dikagetkan dengan gempa pada malam ini sekitar pukul 23.50 Wib. Getaran yang cukup kencang dirasakan warga sekitar 1 sampai 2 menit.

Cianjur Euy 15/12/2017 19:57 WIB

Polres Cianjur Amankan Puluhan Preman dan Anak Jalanan

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur menggelar razia preman di sejumlah titik keramaian di wilayah hukum Polres Cianjur, Jumat (15/12/2017) sore.

Aktualita 15/12/2017 16:28 WIB

Pohon Tumbang, Akibatkan Arus Kendaraan Tersendat

Pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Jumat (15/12/2017).

Aktualita 15/12/2017 16:26 WIB

Umat Islam Cianjur Gelar Istighosah Untuk Kemerdekaan Palestina

RIBUAN umat Islam di Kabupaten Cianjur menggelar istighosah di Lapangan Parkir Hypermart, Jumat (15/12/2017).

Aktualita 15/12/2017 16:22 WIB

Jelang Tahun Baru Polres Cianjur Tingkatkan Pengawasan Peredaran dan Penggunaan Narkoba

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur meningkatkan pengawasan peredaran dan penggunaan narkoba menjelang perayaan Tahun Baru 2018 mendatang.