Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Meski Banyak Peralatan Modern, Jasa Servis Elektronik Masih Tetap Diburu

Apip Samlawi

Selasa, 14 Februari 2017 - 10:42 WIB

Seorang pekerja bengkel servis elektronik tengah memperbaiki pesawat TV yang mengalami kerusakan. Meski banyak peralatan modern, jasa perbaikan elektronik yang mengalami kerusakan masih banyak diburu oleh masyarakat. (Foto: BC/Apip Samlawi)
Seorang pekerja bengkel servis elektronik tengah memperbaiki pesawat TV yang mengalami kerusakan. Meski banyak peralatan modern, jasa perbaikan elektronik yang mengalami kerusakan masih banyak diburu oleh masyarakat. (Foto: BC/Apip Samlawi)
A A A

BERITACIANJUR.COM - Bengkel servis eloktronik, seperti pesawat TV, kulkas, kipas angin, dan elektonik lainnya seperti tak lekang dimakan waktu. Kendati jaman sudah modern dengan dipenuhi peralatan super modern, keberadaan bengkel elektronik tersebut masih tetap diburu. Seperti memiliki konsumen khusus.

Seperti yang terlihat di bengkel servis  elektronik Ade Tri yang berada pinggir jalan Doktor Mangku- Cipeuyeum, tepatnya di depan Kantor Desa Hegarmah, Kecamatan Bojongpicung. Setiap hari bengkel elektronik tersebut tak pernah sepi dikunjungi warga yang ingin memperbaiki peralatan elektroniknya yang mengalami kerusakan. Pemiliknya pun tidak pernah pilah-pilah, barang yang sekiranya bisa diperbaiki, mereka akan perbaiki dengan sebaik mungkin.

Tidak hanya urusan perbengkelan,  Ade Tri bersama rekannya kreatif pula dalam melaksanakan jual beli barang elektronik bekas yang masih layak untuk digunakan. Kreatifitas usaha seperti itu dirasakan memang mampu mendapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup kelurganya.

Menurut Ade Tri (48) pemilik usaha bengkel servis elektronik, binis jasa servis yang dilakukan saat ini sudah berdiri sejak lama. Hanya saja mengenai kokasi tempat servis saja yang sudah beberapa kali pindah, karena belum mampu membeli tempat sendiri.

Mengenai jasa servis dan jual beli barang elektronik seperti pesawat TV, kulkas, kipas angin, AC dan barang elektonik lainnya masih tetap bertahan dan masih banyak warga yang  minta barang elektoniknya diperbaiki. Banyak pula yang membeli dan menjual barang elektronik seperti yang paling laris jual beli barang bekas pesawat TV yang masih layak untuk digunakan.

"Kalau lagi banyak pesanan memang kita sempat keteteran. Demikian juga disaat banyak warga yang menjual, apalagi saat musim-musim tertentu seperti menjelang tahun ajaran baru masuk sekolah. Situasi seperti itu biasanya kami keteter kehabisan modal sedangkan penjual cukup tinggi yang datang dari berbagai pelosok kampung," papar Ade Tri saat dihubungi "BC", Senin (13/2/2017).

Sementara itu, anggota kelompok usaha jasa servis barang elektronik, Syarif (38)  menambahkan,  memang benar adanya bahwa usaha jasa servis dan jual beli barang elektonik dari waktu ke waktu tak pernah sepi dari konsumen. "Apalagi kalau menjelang bulan ramadhan, banyak warga yang ingin memperbaiki barang elektroniknya yang mengalami kerusakan," papar Syarif.

Pihaknya mengakui, saat ini terganjal permodalan saat ingin mengembangkan usahannya. "Kalau ada yang memberikan bantuan lunak pasti kami terima, apalagi menjelang bulan ramadhan yang biasanya pesanan semakin rame saja," harapnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.