Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Curug Ciputri Dilirik Investor

Heri Febriyanto

Selasa, 14 Februari 2017 - 15:07 WIB

BC/Heri Febriyanto
BC/Heri Febriyanto
A A A

Agar Bisa Dikelola Izin Usahanya Harus Melewati Perdes Dulu

BERITACIANJUR.COM - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, meminta Pemerintahan Desa Sindangjaya untuk segera menerbitkan peraturan desa (Perdes) bila ingin mengelola sekaligus mengembangkan objek wisata alam Curug Putri yang berada di Kampung Gunung Batu.

“Kami merespon baik antusias Desa Sindangjaya dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengembangkan objek wisata alam, namun harus ada dulu peraturan desanya sebagai dasar untuk mengurus proses perizinannya,” ujar Kepala Seksi Wilayah I TNGGP, Agus Arianto kepada “BC” usai menggelar pertemuan dengan perangkat Desa Sindangjaya dan Karang Taruna Beringin Jaya di Aula Agropolitan, Senin (13/2/2017).

Dijelaskannya, secara aturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat dimungkinkan dan diberikan peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif pemanfaatan lingkungan alam. Terdapat dua izin yang harus dipenuhi yakni, izin jasa dan sarana.

“Kalau izin sarana agak sulit mekanismenya karena dikeluarkan langsung oleh menteri, namun peluang ada melalui izin jasa. Terlebih pihak desa juga sedang menyiapkan infrastruktur pendukungnya,” katanya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata alam memberikan kontribusi positif karena dengan menempuh izin jasa bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mempromosikan objek wisata, menyiapkan souvenir, makanan hingga entrepreneur.

“Tidak ada masalah sama sekali, kami juga akan membantu proses perizinannya. Begitu juga dengan contoh proposalnya seperti apa, agar cepat selesai dan sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.

Dikatakannya, objek wisata alam Curug Ciputri menjadi target TNGGP di wilayah I untuk dikembangkan. Karena akan memperkuat pihak TNGGP dalam pengelolaan taman wisata nasional ke arah positif, dengan mengembangkan wisata alam.

Sementara itu Kepala Desa Sindangjaya, Eddy Effendi mengaku akan segera menggelar pertemuan dengan BPD, Karang Taruna dan lembaga desa lainnya untuk menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.

“Sesuai dengan yang diinginkan pihak TNGGP, kami akan segera menerbitkan peraturam desa sebagai landasan untuk mengajukan proses perizinan pengelolaan objek wisata Curug Ciputri,” katanya.

Nantinya, jelas Eddy, objek wisata Curug Ciputri akan dikelola oleh BUMDes dengan memberdayakan pengurus serta anggota Karang Taruna Beringin Jaya dan lembaga desa lainnya.

“BUMDes sudah dibentuk dan diresmikan, kami menyiapkan anggaran sekitar Rp. 100 juta yang berasal dari Alokasi Dana Desa tahun ini untuk pengembangan usahanya,” ungkapnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.