Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 03:52

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

good news

Paslon Tak Peroleh 50%+1, Ini Tahapan 2 Putaran Pilkada DKI

Oleh: Rudi Rusmana - Kamis 16 Pebruari 2017 | 00:10 WIB

Paslon Tak Peroleh 50%+1, Ini Tahapan 2 Putaran Pilkada DKI

Foto: kliksaja.co

BERITACIANJUR.COM - Kendati pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta belum resmi mengumumkan real count dan hampir semua lembaga survei yang melakukan hitung cepat (quick count) diketahui, pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tersingkir.


Sedangkan paslon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, seperti dilansir laman kliksaja.co, Rabu (15/2/2017) malam, akan head to head dengan paslon nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno. Karena, hampir semua lembaga survei yang melakukan hitung cepat menyatakan, tak ada paslon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang meraup suara di atas 50 persen plus satu suara (orang).


Artinya, Pilkada DKI 2017 akan berlangsung dua putaran. Lalu, bagaimana tahapan Pilkada DKI dua putaran?


Laman www.kpujakarta.go.id melansir, bila Pilkada DKI berlangsung dua putaran, KPU DKI Jakarta akan menetapkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua, pada 4 Maret 2017.


KPU DKI akan melakukan rekapitulasi daftar pemilih, mulai 5 Maret sampai 19 April 2017. Selanjutnya, KPU DKI akan melakukan sosialisasi pemilihan, pada 4 Maret sampai 15 April 2017.


Paslon gubernur dan wakil gubernur akan disediakan waktu untuk berkampanye dan penajaman visi-misi, pada 6-15 April 2017.


Tahapan selanjutnya adalah masa tenang serta pembersihan alat peraga, yakni pada 16 sampai 18 April 2017. Pemungutan dan penghitungan suara akan digelar tanggal 19 April 2017, serta rekapitulasi suara tanggal 20 April sampai 1 Mei 2017.


Bila tidak ada sengketa, paslon terpilih akan ditetapkan pada 5 atau 6 Mei 2017. Jika masih ada sengketa, penyelesaiannya mengikuti jadwal MK. Penetapan pasangan calon terpilih akan dilaksanakan paling lama tiga hari setelah keluar putusan MK.

Komentar