Jumat, 23 Juni 2017 - Pukul 03:31

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

bad news

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Mekarsari

Oleh: Wawan - Jumat 17 Pebruari 2017 | 16:15 WIB

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Mekarsari

BC/Wawan

BERITACIANJUR.COM - Warga kampung  Mekarsari, RT. 02/06, Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur, mendadak geger, setelah seorang warganya Asep, mengabarkan penemuan mayat tanpa identitas yang tertelungkup di Kali Cianjur, Kamis (16/02/2017). sekitar pukul 17.30 WIB sore kemarin.

 

Keterangan yang dihimpun Berita Cianjur, Asep pertama kali menemukan mayat itu, saat sedang mencari kelaurganya yang sudah dua hari tidak kembali ke rumah. Namun ketika berada di Kali Cianjur, Asep terperangah saat melihat tubuh manusia tertelungkup diantara bebatuan.

 

Karena curamnya tebing, Asep tidak berani turun untuk memastikan kondisi tubuh yang saat itu diduga sudah tidak bernyawa lagi. Penemuan itu, langsung dilaporkan Asep, ke pihak RT. Informasi penemuan yang menyebar begitu cepat, langsung membuat warga Kampung Mekarsari geger dan mendatangi lokasi kejadian.


 
Menurut keterangan ketua RT, Endang Suherman, mengatakan, mayat ditemukan pertama kali oleh warganya sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga akhirnya Ia dan dengan warga berinisiatif untuk melapor ke Polsek Cianjur Kota.


 
“Namun saya dapat pastikan bahwa mayat tanpa identitas tersebut bukan warga RT saya, meskipun kondisi mayat sudah membengkak,” katanya.


 
Sementara, Wakil Ketua Bidang Kebencanaan dan Relawan PMI, Rudi Syahdiar menerangkan bahwa proses evakuasi mayat dilakukan atas kerjasama warga, kepolisian dan dan PMI.
 
“Mayat berjenis kelamin laki-laki, konsisinya sudah hampir membususk diperkirakan telah meninggal 2 hari yang lalu, bagian ususnya sudah keluar, dan seluruh anggota tubuh masih lengkap, dengan perkiraan umurnya 50 tahunan, tetapi untuk lebih jelasnya nanti tim forensik yang menentukan,” terangnya.


 
Lebih rinci, Rudi mangaku proses evakuasi sedikit terkendala mengingat medan yang terjal, tebing dan arus sungai yang deras megurangi kecepatan proses evakuasi.


 
“Ketinggian tebing dari permukaan sungai cukup tinggi antara 40 hingga 50 meter, sehingga dalam evakuasi menggunakan bambu dan tali. Dalam prosesnya 1 kantong mayat terbawa arus sungai, dan mayat dapat dievakuasi setelah PMI membawakan kantong mayat yang baru,” ujarnya.


 
Berdasarkan pantauan Berita Cianjur mayat dapat dievakuasi pada pukul 21.00 WIB dan diangkut dengan mobil ranger PMI dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar