Kamis, 18 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Pedagang Kuliner Terus Merugi

Muhammad Kurnawan

Minggu, 19 Februari 2017 - 16:35 WIB

Foto: BC/Muhammad Kurnawan
Foto: BC/Muhammad Kurnawan
A A A

Diguyur Hujan Sepi Pembeli

BERITACIANJUR.COM - Omzet pedagang kaki lima (PKL) kian tergerus selama hujan berlangsung terus-menerus setiap harinya.

Keluhan itu terungkap karena sebagian besar pedagang mengandalkan pembeli yang lalu lalang melintas.

Deni (35),  pedagang  kuliner di Jalan Siti Jenab misalnya mengeluhkan omzet dagangannya yang turun drastis selama musim hujan di Cianjur.

“Setiap hari hujan, dagangan jadi tidak laku karena aktivitas warga yang lalu lalang menjadi terhenti kalau hujan,” katanya.

Menurutnya, kalau cuaca normal biasanya omzet yang diperolehnya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per harinya. Berbanding terbalik dengan kondisi saat ini, pedagang rata-rata hanya mendapatkan Rp150 ribu. Bahkan dia juga akan membuang barang dagangannya kalau sudah 2 hari tidak terjual, karena sudah tak layak konsumsi.

Di tempat lain, Waluyo (36), Pedagang  Kuliner di wilayah Sinar, Jalan Dewi Sartika, Cianjur ini mengalami hal serupa dan lebih memimilih tidak berdagang jika melihat cuaca mendung. Sebab jika dipaksakan pun hasilnya bukannya untung malah merugi.

“Kalau cuaca mendung biasanya saya mengurungkan niat saya untuk berdagang, kalau dipaksakan rugi bahan dan operasional kang. Ini kan Mie Ayam, paling lama 2 hari mienya sudah basi, karena seluruh bahan dibuat sendiri, tidak beli jadi di pasar,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, untuk ayamnya bisa saja dipanasi beberapa kali, hanya resiko rasa pasti berubah, dan pelanggan pasti merasakan perbedaan rasa tersebut.

“Ya, kalau dipaksakan sama saja saya melepas pelanggan secara tidak langsung, saya sudah berdagang di sini 7 tahun, rasa mie ayam saya jadi taruhannya, jadi kalau hujan saya tidak berdagang, hitung-hitung istirahat,” ungkapnya.

Ia menceritakan, jarang yang membeli meskipun hanya gerimis, mengingat rata-rata pelanggannya berkendaraan roda dua. Ada juga pelanggan yang menggunakan mobil, hanya saja jumlahnya tak banyak.

“Kalau dalam sebulan ini Omzet saya berkurang setengahnya, yang biasanya semalam sampai 400 mangkok, sekarang paling 200 mangkok,” terangnya. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 3 jam yang lalu

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 6 jam yang lalu

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 6 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…

Aktualita 18 jam yang lalu

Hati-hati, Limbah Medis di RSUD Masih Numpuk

MESKI berbahaya bahkan mengancam kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, namun persoalan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di RSUD Sayang Cianjur, yang dibiarkan menumpuk di ruangan…

Kick Off 19 jam yang lalu

Poin Perdana Maung di Partai Perang Para Mantan, Ini Catatan Gomez

PERANG para mantan mewarnai duel antara Persib kontra Sriwijaya FC. Maung Bandung berhasil membuka Piala Presiden 2018 dengan kemenangan.

Cianjur Euy 16/01/2018 21:47 WIB

Pekan Depan, Trayek Angkum Baru Diterapkan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, pekan depan akan mulai memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan di dalam kota Cianjur dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Hal itu dilakukan…

Cianjur Euy 16/01/2018 21:45 WIB

30 Persen DD Dialokasikan Untuk Padat Karya

UNTUK meningkatkan perekonomian masyarakat, sebesar 30 persen Dana Desa (DD) tahun ini harus dialokasikan untuk program padat karya. Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa…

Cianjur Euy 16/01/2018 21:43 WIB

Irda Didesak Tindak Tegas!

INSPEKTORAT Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan…

Aktualita 16/01/2018 08:00 WIB

Innalillahi, Bahan Berbahaya dan Beracun Dibiarkan Numpuk

RSUD, oh, RSUD. Ada apa dengan RSUD Sayang Cianjur? Dua mhasalah besar belum juga selesai, kini rumah sakit plat merah tersebut kembali menjadi sorotan publik. Betapa tidak, limbah bahan berbahaya dan…

Cianjur Euy 16/01/2018 07:55 WIB

Satu Pelaku Pesta Seks Sesama Jenis Ditetapkan sebagai Tersangka

SATU dari lima orang pelaku pesta seks sesama jenis di salah satu Komplek Villa di kawasan Cipanas, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.